TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terkerek 33%, Laba Bersih SIDO Kuartal III Capai Rp778 Miliar

Busthomi
24 October 2024 | 16:46
rubrik: Capital Market
Penjualan Naik 14,7%, SIDO Raup Laba Rp608 Miliar

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), produsen jamu terbesar di Indonesia, mengumumkan kinerja keuangan untuk sembilan bulan pertama tahun 2024. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan yang kuat di seluruh segmen.

Demikain seperti disebutkan dalam keterangan resmi SIDO dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/10/2024).    

“Selama sembilan bulan pertama tahun 2024 itu, SIDO mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp2,63 triliun, meningkat 11% secara tahunan dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 atau year on year (yoy),” sebut keterangan resmi itu.

Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat produk utama SIDO baik di pasar domestik maupun ekspor. Penjualan ekspor juga tumbuh 75% dibandingkan tahun lalu, berkontribusi sebesar 8% terhadap total penjualan.

Laba Bruto SIDO juga meningkat 17% di sembilan bulan 2024 menjadi Rp1,49 triliun, dengan peningkatan Marjin Laba Bruto menjadi 57% (dibandingkan 54% pada sembilan bulan 2023).

“Peningkatan ini didorong oleh manajemen biaya yang efektif, pengurangan beban produksi tidak langsung, serta penurunan harga bahan baku, terutama di segmen F&B,” tegasnya.

Laba usaha untuk sembilan bulan pertama juga mencapai Rp969 miliar, mencerminkan peningkatan tahunan 32%. Marjin Laba Usaha itu meningkat menjadi 37% dari 31% di sembilan bulan 2023, menunjukkan efisiensi operasional perusahaan dan kontrol yang ketat terhadap beban usaha.

“Dengan begitu, laba bersih meningkat 33% secara tahunan menjadi Rp778 miliar, didorong oleh peningkatan penjualan, efisiensi biaya, dan kemampuan SIDO dalam mengelola risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global,” terangnya.

Neraca keuangan SIDO tetap solid dengan kas sebesar Rp978 miliar dan tanpa utang, yang menunjukkan kehati-hatian keuangan dan likuiditas perusahaan.

BACA JUGA:   Ini Hasil Public Expose Modernland

Sementara untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex) untuk sembilan bulan 2024 sebesar Rp35 miliar, sebagian besar dialokasikan untuk proyek pemeliharaan.

Memasuki kuartal keempat, SIDO tetap optimis tentang prospek untuk sisa tahun 2024 ini. Dengan peningkatan permintaan musiman yang diperkirakan akan terjadi selama periode akhir tahun dan kondisi cuaca yang mendukung konsumsi, perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan penjualan tahunan lebih dari 10%.

“Fokus strategis SIDO dalam memperkuat jaringan distribusi dan memperkenalkan produk baru, baik di pasar domestik maupun pasar ekspor utama, menempatkan perusahaan pada posisi yang baik untuk pertumbuhan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tags: Kinerja emitenkuartal IIIlaba bersihPT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TbkSIDO
Previous Post

Komit terhadap Pengembangan Talenta, PT Asriyasa Sangkara Abadi Nominasi Peraih TOP HC Awards 2024

Next Post

AstraPay Hadir di Honda Bikers Day 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR