Jakarta— Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel) merencanakan go public di Bursa Efek Indonesia, kelak. Untuk itu, PDPE Sumsel akan mengubah bentuk menjadi perseroan terbatas (PT).
Hal tersebut dijelaskan oleh Direktur Utama PDPDE Sumsel, A. Yahiarsyah Hasan, di Jakarta kemarin sore, dalam satu acara yang digelar Majalah BusinessNews Indonesia.
Yahiarsyah mengatakan, go public itu akan berlangsung setelah pihaknya selesai membangun pipa gas panjang ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api. Adapun panjang pipa gas itu sekitar 100-an km.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Sumsel akan punya banyak infrastruktur. Dari 11 pembangkit listrik yang dibangun pemerintah Indonesia, tujuh ada di Sumsel.
“Oleh karena itu, kami memang sangat perlu menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia,” kata Yahiarsyah.
PDPDE Sumsel terus merevitalisasi diri menjadi lembaga bisnis yang sehat. Tahun 2014, total laba bersih PDPDE Sumsel senilai USD 1,26 juta. Sedangkan aset, di USD 6,77 juta.
“Sementara itu, saat didirikan, modal disetor dari pemerintah daerah hanya di USD 10,650 juta,” papar dia. (Dhi)