Jakarta—Direktur Operasional International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Indonesia, Umi Fadhila, menyatakan di Jakarta kemarin, “Kami berharap pihak terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Badan Standardisasi Nasional serta Kementerian Perindustrian, harus bisa mengimplementasikan SNI 8153:2015 ini dengan baik, karena dengan plambing yang baik akan lahir generasi yang sehat dan bebas dari wabah penyakit.”
Dia berkata, bahwa menjamin lingkungan dan menyediakan akses untuk air bersih, pihaknya akan selalu memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat dan stake holder. Itu tentang pentingnya plambing dalam menciptakan hidup sehat dengan meningkatkan kualitas air bersih di lingkungan rumah tangga.
Lanjut Umi, sistem plambing yang berkualitas dan berstandardisasi tersebut akan memberikan jaminan mencegah buruk seperti terjadi di Hong Kong yang menyebabkan penyakit menular yang sangat mengerikan yaitu SARS.
Sementara itu Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi Badan Sertifikasi Nasional, Donny Purnomo, menyatakan, sistem plumbing yang baik dan benar ini harus dipahami secara menyeluruh.
“Tidak hanya pada alatnya saja yang berstandar SNI, akan tetapi juga dalam pemasangan instalasinya juga harus baik dan benar. Jika terjadi kesalahan prosedur pemasangannya, akan tidak bagus. Dalam SNI 8153:2015 ini seluruhnya diatur dengan jelas,” kata dia. (Albarsah/Dhi)