Jakarta- PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) akan kembali mengajukan pernyataan efektif rigths issue kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK ), setelah prospektus sebelumnya dinyatakan tak berlaku lagi per 31 Maret 2017.
Direktur Keuangan LEAD, Sundap Carulli mengatkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan pernyataan efektif dari OJK terkait dengan rencana rigths issue 1,63 miliar saham baru itu. Sementara tanggal 31 Maret menjadi batas akhir pencatatan saham rigths issue tersebut.
“Karena besok tidak berlaku lagi, maka kami akan ajukan lagi prospektus dengan laporan keuangan telah audited per 31 Desember 2017,”kata Sundap di gedung Bujrsa Efek Indonesia, Jakarta(30/3/2017).
Ia menjelaskan, prospektus tersebut akan diajukan kepada regulator pasar modal pada tanggal 6 April 2017 mendatang. Dan diharapkan mendapatkan pernyataan efektif secepatnya, karena dana rigths issue tersebut dapat memperbaiki struktur ekuitas emiten pelayaran tersebut.
“Dana rigths issue akan digunakan untuk menopang kas perusahaan dan bukan untuk belanja modal,” kata dia.
Ia menjelaskan penerbitkan sebanyak-banyaknya 1,63 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham atau setara dengan 63,5% modal ditempatkan dan disetor perseroan pada saat pernyataan pendaftaran. Saham baru ini ditawarkan dengan harga penawaran Rp83 hingga Rp92 setiap sahamnya, sehingga dana yang akan dihimpun perseroan mencapai Rp134,99 miliar.
Selain langkah diatas, untuk menjaga kas, manajemen LEAD melego 19 armada kapal dari 59 armada yang ada saat ini. Program tersebut sudah dijalanakan sejak dua tahun lalu dan hingga saat ini telah berhasil melego tujuh kapal.
“Sekarang akan melego 12 armada kami dengan nilai buku USD6,3 juta,” terang dia. Namum dijelaskan, armada dilepas itu telah berusia diatas 15 tahun dan dilepas diatas nilai buku. (Az)