Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (22/11/2024) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Kamis (21/11). Dow +1,06%, S&P 500 0,53%, dan Nasdaq 0,03%. Dow dan S&P 500 mencatat kenaikan yang didorong oleh penguatan saham siklikal akibat perbaikan kondisi ekonomi di Amerika Serikat.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (21/11). Minyak WTI +1,79% ke USD 70,1/bbl, minyak Brent +1,95% ke USD 74,2/bbl, batu bara +0,88% ke USD 143,5/ton, CPO -0,89% ke MYR 4.772,0, dan emas +0,72% ke USD 2.669,7/toz.
Bursa saham Asia ditutup cenderung melemah pada Kamis (21/11). Kospi -0,07%, Nikkei -0,85%, Hang Seng -0,53%, dan Shanghai +0,01%.
Sementara IHSG ditutup pada level 7.140,9 (-0,5%). Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 1.133,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 1.091,2 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 42,5 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 524,4 miliar), BBCA (Rp 378 miliar), dan BBNI (Rp 66,8 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan TLKM (Rp 73,1 miliar), UNTR (Rp 33 miliar), dan ITMG (Rp 30,5 miliar). Adapun top sector gainer adalah sektor IDXINFRA, sementara yang menjadi top sector loser adalah sektor IDXNCYC. Top leading movers emiten BYAN, TLKM, BRMS, sementara top lagging movers emiten BBCA, BBRI, BREN.
Nikkei dibuka menguat 0,86% dan KOSPI melemah 0,32%, pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan mengalami kenaikan didukung oleh penguatan pasar global dan komoditas,” demikian tertera di situs.
