TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RSPO: Resolusi UE Menjadi Peluang Produsen CPO Berkelanjutan

Achmad Adhito
19 April 2017 | 08:54
rubrik: Capital Market

Jakarta—Rountable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menyatakan keputusan Parlemen Eropa untuk mengadopsi laporannya yang berjudul Minyak Kelapa Sawit dan Deforestasi Hutan, yang diketuai oleh MEP Katerina Konecha. RSPO percaya bahwa ajakan adanya komitment dari seluruh Uni Eropa (UE) untuk menggunakan 100% minyak kelapa sawit berkelanjutan bersertifikat pada tahun 2020, dan agar seluruh anggota UE menandatangani Deklarasi Amsterdam, bisa jadi peluang bagi produsen minyak kelapa sawit berkelanjutan di seluruh dunia.

Permintaan dunia terhadap minyak kelapa sawit diprediksi meningkat secara signifikan dalam 35 tahun ke depan, dan RSPO juga memiliki pandangan yang sama dengan parlemen mengenai adanya urgensi untuk memastikan bahwa minyak kelapa sawit disertifikasi adar dapat diproduksi berdasarkan kriteria lingkungan dan social yang ketat.

Sebagai inisiatif pemangku kepentingan Internasional, RSPO juga mendorong agar Negara konsumen dan produsen minyak kelapa sawit memperkuat dialog untuk merespon ketentuan keberlanjutan yang baru, mungkin saja sudah termasuk di dalam kebijakan Eropa yang sedang berlaku saat ini atau yang akan diberlakukan. RSPO percaya bahwa kerjasama merupakan kunci untuk membangun rantai pasok berkelanjutan, sambil memastikan akses market memadai dan partisipasi adil dari semua pelaku dalam ekonomi global.

Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang menyatakan, Selasa, 18/4/2017 kepada pers, Kita perlu memperkuat dialog antara pemangku kepentingan baik itu yang berada di Negara pasar dan Negara produsen. Untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diajukan oleh UE juga mengakomodir semua sudut pandang, dapat menghasilkan dampak nyata di lapangan serta merespon kebutuhan jutaan petani yang memproduksi kelapa sawit.

Sebagai standar yang diterima secara global dan inisiatif multipihak internasional, RSPO berda di posisi yang baik untuk merespon resolusi ini, tegas Tiur.
“Kami harap dapat bekerjasama dengan UE melalui pendekatan global dan mencari solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi isu yang dihadapi, ujar Tiur. (Albarsah)

BACA JUGA:   IHSG Terbuka Positif
Previous Post

Esok Jaringan Bank Mandiri Di Jakarta Libur

Next Post

Tumbuhkan Industri Fintech, OJK Gandeng ASIC

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR