Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi bergerak menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamsi (12/12/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Bergerak Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup beragam pada Rabu (11/12). Dow -0,22%, S&P 500 +0,82%, dan Nasdaq +1,77%. Saham-saham Big Tech memimpin pasar naik pada hari Rabu, sebagaimana investor mencerna data inflasi yang kembali tinggi selama sebulan terakhir, sesuai dengan ekspektasi ekonom, dan kemungkinan mengindikasikan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve minggu depan.
Pasar komoditas ditutup cenderung menguat pada Rabu (11/12). Minyak WTI +2,48% ke USD 70,3/bbl, minyak Brent +2,19% ke USD 73,64/bbl, batu bara naik ke USD 133,7/ton, CPO -2,02% ke MYR 4.855, dan emas +0,89% ke USD 2.718/oz.
Bursa saham Asia ditutup naik tipis pada Rabu (11/12). Hang Seng -0,77%, Nikkei +0,07% dan Shanghai +0,29%.
IHSG ditutup di level 7.464,8 (+0,15%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy Rp 495,4 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 323 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 172,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 151,4 miliar), EXCL (Rp 145,3 miliar), dan BBCA (Rp 135,5 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 225,3 miliar), AADI (Rp 119,1 miliar), dan BRMS (Rp 47,5 miliar). Top leading movers emiten BYAN, TLKM, PANI, sementara top lagging movers emiten AMMN, GOTO, ADRO.
Nikkei dibuka menguat (+1,2%), sedangkan Kospi dibuka menguat (0,7%) pada pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat, didukung oleh pergerakan beragam yang terjadi pada pasar global dan komoditas,” demikian tertera di website.
