Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (6/1/2025) memperlihatkan judul IHSG berpotensi menguat hari ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (03/01). Dow 0,80%, S&P 500 1,77%, dan Nasdaq 1,26%. Pasar AS ditutup menguat didorong oleh bangkitnya saham teknologi seperti Tesla dan Nvidia.
Pasar komoditas mayoritas bergerak menguat Jumat kemarin (03/01). Harga minyak WTI +1,13% ke level USD 73,96/bbl, harga minyak Brent 0,76% ke level USD 76,51/bbl, harga batubara -2,02% di level USD 124,0/ton, dan CPO +0,88% ke level MYR 4.374. Harga emas terpantau menguat 0,60% ke level USD 2.640/toz.
Bursa Asia ditutup beragam Jumat kemarin (03/01). Kospi +1,79%, Hang Seng +0,70%, Nikkei (closed) dan Shanghai -1,57%.
IHSG ditutup menguat 0,02% ke level 7.164,4. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 571,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 479,4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 91,9 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBNI (Rp 144,8 miliar), BBRI (Rp 144,4 miliar), dan BMRI (Rp 98,3 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 46,8 miliar), UNTR (Rp 34,7 miliar), dan BRPT (Rp 21,9 miliar). Top leading movers emiten GOTO, BREN, TLKM, sementara top lagging movers emiten BBRI, TPIA, BMRI.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,47%, dan Nikkei juga mencatatkan penguatan 0,05%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen menguatnya pasar AS dan regional,” demikian tertera di website.
