TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi Gung di Tegal

Albarsyah
13 January 2025 | 06:35
rubrik: Business Info
Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi Gung di Tegal

Jakarta, TopBusiness – Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo didampingi Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti meninjau Bendung Danawarih yang merupakan sumber air untuk Daerah Irigasi (DI) Gung yang berada di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Sabtu (11/01/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan jaringan irigasi tetap berada dalam kondisi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menteri Dody mengatakan, DI Gung memiliki fungsi utama untuk mengairi lahan pertanian seluas 6.632 ha. Di samping itu juga sebagai pengendali banjir.

“Salah satu fungsi DI Gung untuk menahan banjir, tapi fungsi utamanya untuk mengairi 6.632 ha sawah. Untuk produksi padinya juga cukup besar yakni mencapai 13.327,67 ton GKP tiap tahun,” kata Menteri Dody dalam rilis PU.

Dalam mendukung swasembada pangan, pada TA 2025, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan melakukan rehabilitasi terhadap 45.000 ha DI yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satunya termasuk perencanaan rehabilitasi DI Gung melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Kita sudah merencanakan rehabilitasi DI Gung dengan anggaran sebesar Rp85 M untuk beberapa pekerjaan di tahun 2025. Insyaallah yang perlu perbaikan akan kita perbaiki, seperti misalnya saluran sekunder yang perlu peremajaan atau kurang pas. Semuanya akan kita perbaiki. Sehingga harapannya, pada tahun 2026 produksi padi dan Indeks Pertanaman (IP) akan lebih meningkat disini,” jelas Menteri Dody.

Kepala BBWS Pemali Juana Fikri Abdurrachman menerangkan, DI Gung berada di Kabupaten Tegal, dengan area layanan meliputi Kecamatan Balapulang, Lebaksiu, Pangkah, Slawi, Adiwerna, Dukuhwaru, Talang, Tarub, Dukuhturi, Jatibarang, dan Pagerbarang.

“DI Gung memiliki saluran primer sepanjang 8,91 km dengan debit 6,579 m3/ detik. Dan melayani saluran sekunder sepanjang 102,75 km. Saluran sekunder (SS) tersebut terbagi ke SS Jimat, SS Danawarih, SS Pendilwesi, SS Dukuh Waru, SS Bulu, SS Begal, SS Jembangan, SS Wadas, SS Susukan, SS Bawang, SS Curug, SS Jarot dan SS Kabukan,” terang Fikri.

BACA JUGA:   Paket Kebijakan Ekonomi Tak Banyak Membawa Sentimen Positif Bagi IHSG

“Layanan irigasinya dapat meningkatkan IP padi dari 174,88% menjadi 200%. Dengan IP total 274,88% menjadi 300%. Adapun produksi padi rata-rata sebesar 8 ton GKP/ ha, dengan penambahan produksi padi sebesar 13.327,67 ton GKP/ tahun. Diharapkan, melalui rehabilitasi DI Gung akan meningkatkan fungsi dan manfaat irigasi bagi masyarakat Tegal. Sehingga, dapat menaikkan IP dan produksi pertanian,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Direktur Jenderal Bina Marga Rachman Arief Dienaputra, Direktur Irigasi dan Rawa, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bastari.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Tingkatkan Produktivitas Padi, Menteri Dody: Rehabilitasi D.I Serayu Terus Dilanjutkan

Next Post

Simaklah Prediksi Kenaikan 6 Saham Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR