Jakarta, TopBusiness – Badan Standardisasi Nasional (BSN) bersama dengan PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) telah melakukan kolaborasi strategis dalam rangka meningkatkan daya saing produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para pelaku UKM agar dapat mengembangkan produk mereka dengan standar dan memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.
Pada tahun 2024, dalam rangka realisasi kolaborasi tersebut, Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) melalui TJSL PUSRI meluncurkan program pembinaan dan fasilitasi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Rumah Kain yang memproduksi songket. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UKM di sektor tenun songket agar dapat memperoleh sertifikasi SNI, yang akan membantu mereka meningkatkan kualitas produk dan membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Program pembinaan penerapan dan fasilitasi sertifikasi SNI ini berupa serangkaian pelatihan teknis mengenai penerapan standar kualitas produk songket, pengelolaan usaha yang efisien, dan pemahaman mengenai pentingnya sistem manajemen mutu untuk konsistensi produk sesuai SNI. Para pelaku UKM yang mengikuti program ini diharapkan dapat memproduksi songket yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga memiliki daya tarik bagi konsumen global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah.
Ibu Hj. Ramaini, SE, selaku pemilik UKM Rumah Kain, mengungkapkan bahwa “Sejak mendapatkan sertifikasi SNI untuk produk kain songket kami, kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk kami meningkat pesat. Sertifikasi ini memberikan kami jaminan bahwa produk yang kami hasilkan memenuhi standar mutu, baik dari segi kualitas bahan maupun proses produksi. Selain itu, kami juga merasakan dampak positif dalam memperluas pasar, baik lokal maupun internasional. Kami merasa bangga bisa menunjukkan kepada pelanggan bahwa produk kami sudah terstandarisasi dan siap bersaing di pasar global.”
Kolaborasi BSN dan PT PUSRI ini telah berjalan sejak tahun 2021 s.d 2024 dan telah menghasilkan 5 (lima) pelaku UKM produk unggulan daerah yang telah tersertifikasi SNI diantaranya ialah UKM Jasmine Aren (produk gula palma), UKM Nadina Salim (produk sepatu), UKM Rumah Lele (produk abon ikan), UKM KCHaris Jaya (produk kain tenun), dan UKM Rumah Kain (produk kain songket).
Dengan adanya kerjasama antara BSN dan PT PUSRI, diharapkan dapat terwujud produk-produk unggulan yang memiliki daya saing lebih kuat di pasar global, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dan nasional. Program ini juga merupakan langkah nyata dalam pelestarian dan pengembangan produk budaya Indonesia, sekaligus memberikan ruang bagi UKM untuk berkembang dan maju.
Ke depan, BSN dan PT PUSRI berencana untuk mengembangkan lebih banyak program pelatihan, workshop, serta sertifikasi produk bagi UKM unggulan di berbagai daerah Sumatera Selatan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen kedua lembaga untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia melalui peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal.
