Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi bertambah poinnya, hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (31/1/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Kamis (30/1), Dow +0,38%, S&P 500 +0,53%, Nasdaq +0,25%. Saham AS menguat didorong oleh optimisme investor menjelang penerbitan laporan keuangan, termasuk dari Apple, serta laporan keuangan positif dari Meta dan Tesla yang turut mengangkat pasar.
Pasar komoditas bergerak beragam pada Kamis (30/1). Harga minyak WTI +0,15% ke level USD 72,7/bbl, harga minyak Brent +0,01% ke level USD 76,9/bbl, harga batubara +0,73% ke level USD 116,9/ton dan emas +1,28% ke level USD 2.794,6/oz.
Bursa saham Asia sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (30/1). Kospi +0,85%, Hang Seng +0,14%, Nikkei +0,25% dan Shanghai -0,06%.
IHSG ditutup melemah ke level 7.073,5 (-1,29%), dengan Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 397,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 788,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 391,2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBCA (Rp 385,9 miliar), BBRI (Rp 114,3 miliar), dan ASII (Rp 49 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan AADI (Rp 101,5 miliar), BBNI (Rp 42,3 miliar), dan CUAN (Rp 28,8 miliar). Top leading movers emiten DCII, DSSA, SSMS, sementara top lagging movers emiten BREN, AMMN, BBCA.
Pagi ini bursa Asia dibuka beragam dengan Nikkei menguat 0,40%, sementara Kospi melemah 0,10%. “Kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan ditengah kenaikan yang terjadi di pasar AS dan komoditas,” demikian tertera di website.
