Jakarta—Coldwell Banker Commercial Indonesia punya unit bisnis baru. Itu adalah retail and services management. Unit bisnis ini adalah hasil merger antara Coldwell Banker Commercial Indonesia dengan Retail Property Management (RPM).
Dalam konferensi pers kemarin siang di Jakarta, CEO Retail Coldwell Banker Commercial Indonesia, Andreas Kartawinata, mengatakan bahwa kesepakatan merger tersebut ditandatangani di Mei 2017 ini.
“Selama ini, RPM dikenal kuat di pasar konsultan properti ritel. Sedangkan Coldwell Banker tidak punya. Oleh karena itu, muncul pikiran untuk menggabungkan dua bisnis tersebut,” kata Andreas.
Merger itu, Andreas menambahkan, bisa membuat layanan konsultan untuk pelanggan, lebih baik. Adanya unit bisnis baru itu membuat Coldwell Banker lebih mudah menangani sebuah proyek properti terpadu (mixed use) karena sekarang punya unit manajemen ritel.
Andreas yang pendiri RPM itu mengatakan bahwa dengan merger tersebut, tim konsultan RPM tetap seperti yang dulu. Perbedaannya adalah ke brand yang digunakan.
“Dengan merger ini, kami menggalang kekuatan bersama bagi sesuatu yang baru,” papar Andreas.
Keterangan dari Coldwell Banker menjelaskan bahwa, sebelumnya, RPM berpengalaman menangani puluhan pusat belanja ritel. Itu mulai dari tahap perencanaan, pemasaran, dan pengelolaan.
Contoh untuk itu adalah Star Square Manado, Samarinda Central Plaza, Bella Tera Lifestyle Center Kelapa Gading, dan lain-lain. (Dhi)