Jakarta, TopBusiness – Sesi penutupan perdagangan Kamis (16/12/2021), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia mengalami tekanan. Pasalnya, investor mencermati soal terkonfirmasinya kasus kali pertama varian Omicron.
Indeks komposit Jakarta ini berkurang 31,46 poin setara dengan 0,48 persen ke posisi 6.594,798. Sebanyak 45 saham terlikuid dalam bentuk indeks LQ-45 minus 7,37 poin (0,78 persen) ke posisi 937,112.
Investor tengah mengunyah terkait dengan isu varian Omicron yang sudah ada di Tanah Air. Sektor industrial paling dalam turunnya hingga 1,2 persen.
Perdagangan berlangsung marak dengan frekuensi mencapai 1.450.445 kali dengan volume sebanyak 23.334.379.470 unit saham dengan nilai transaksi harian Rp 12,762 triliun.
Foto: Rendy MR
