Jakarta- PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) akan mengenjot pendapatan dari lini usaha menara mini atau microcell pole (MCP) atau menara dengan ukuran 20 meter hinga mencapai angka 7% hingga 8%.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden Direktur TOWR, Adam Gifari di Jakarta, Rabu(7/6/2017).”Kami ingin lini usaha MCP tumbuh 60%-70% sehingga akan menyumbang pendapatan sebesar 7%-8% pada akhir tahun ini,” kata Adam.
Untuk menopang target tersebut, kata dia, perseroan telah menyiapkan belanja modal Rp1,5 triluun. Dengan rincian, sepertiga belanja modal untuk anak usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), sepertiga untuk modal kerja. “ Dan seperti lagi pengembangan lini usaha menara mini atau MCP,” ujar Addam.
Ia menjelaskan dana belanja modal berasal dari arus kas operasional internal perusahaan. Untuk diketahui kas perusahaan hingga akhir kuartal I 2017 mencapai Rp2,4 triliun.
Sementara itu, pada akhir Maret 2017, perseroan membukukan pendapatan Rp1,3 triliun atau tumbuh 12,2% (yoy) dan laba bersih Rp649,4 miliar atau tumbuh 25% (yoy. Sedang anjungan telekomunikasi perseroan mencapai 14.578 unit atau tumbuh 19% dan penyewa mencapai 24.070.
“Kami sedang mengerjakan order untik 1247 penyewa baru,” kata dia. (az)