TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Mayapada Resmi Masuk Jajaran BUKU III

Achmad Adhito
9 June 2017 | 18:52
rubrik: Finance

Jakarta- Satu lagi bank naik kelas, terbaru PT  Bank Mayapada Internasional, Tbk telah dinyatakan tercatat di dalam pengawasan OJK sebagai Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) , yang memiliki kecukupan Modal Inti Rp. 5 triliun sampai dengan kurang dari Rp. 30 triliun.

Berdasarkan siaran pers perseroan , Jumat(9/6/2017) disebutkan hal itu merupakan wujud dari komitmen Pemegang Saham untuk terus memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi, antara lain melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang telah mencapai kesembilan kalinya sampai dengan tahun 2016 dan Penawaran Umum Obligasi Subordinasi sebanyak empat kali.

Lebih jelasnya, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank yang telah disampaikan kepada OJK, Bank Mayapada sedang mempersiapkan pelaksanaan PUT kesepuluh dengan target perolehan dana Rp. 1 triliun dan penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 1 selama dua tahun sebesar masing-masing Rp. 750 milyar/tahun pada tahun 2017 ini dengan menggunakan laporan keuangan audited buku Maret 2017.

Kedua aksi korporasi tersebut saat ini sedang dalam proses, dengan tujuan memperkuat struktur permodalan Bank dalam menunjang ekspansi usaha dan kebutuhan capex untuk penguatan infrastruktur teknologi informasi.

Kinerja Bank Mayapada per buku unaudited Maret 2017, mencatatkan total aset sebesar Rp. 66,84 triliun dengan jumlah Dana Pihak Ketiga sebesar Rp. 57,74 triliun dan kredit tersalurkan sebesar Rp. 49,12 triliun; tumbuh sebesar masing-masing 28,36%, 26.40% dan 33.76% dibandingkan dengan per buku unaudited Maret 2016. CAR, LDR, BOPO, dan NPL-Net tercatat sebesar masing-masing 13.70%, 85.07%, 78.80%, dan 0,96%. (az)

BACA JUGA:   Penetapan Bunga Acuan Penjaminan akan Sertakan OJK
Previous Post

Diperkirakan Akhir 2017 Multistrada Masih Bukukan Rugi Bersih

Next Post

Kadin Jakarta akan Fokus ke UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR