Jakarta, TopBusiness – PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Lampung Timur (Perseroda) sejak 2024 mengembangkan E-Wallet Sikampai yang merupakan aplikasi hasil kolaborasi dengan Zipay. E-Wallet Sikampai ini merupakan solusi bisnis unggulan untuk digitalisasi layanan pelanggan BPRS Lampung Timur.
“Dengan aplikasi ini, pengguna bisa top up saldo, pembayaran tagihan, transfer dana, serta pembayaran belanja. E-Wallet kita sudah ada di App store dan Playstore,” ujar Direktur Utama PT BPRS Lampung Timur, Tony Adryansyah, dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Jumat (18/2025).
Zipay merupakan uang elektronik berbasis mobile yang diterbitkan PT Max Interactive Technologies, group usaha dari USSI Fintek Inovasi yang telah memiliki izin sebagai penerbit uang elektronik berbasis mobile aplikasi dan izin sebagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran kategori 1 (PJP 1) dari Bank Indonesia sejak 1 Juli 2021.
Menurut Tony, BPRS Lampung Timur bekerja sama dengan Zipay dalam hal pemasaran atau keagenan uang elektronik tersebut. Uang elektronik Zipay telah beroperasi sejak 2018 sampai saat ini. Uang elektronik ini juga dapat dioperasikan melalui smartphone berbasis android maupun IOS.
Terkait pemasaran, BPRS Lampung Timur juga memiliki strategi jemput bola untuk berhubungan dan turun langsung bekerja sama dengan nasabah-nasabahnya dalam skala besar. “Kami juga memperluas jangkauan kantor dengan membuka kantor kas dan kantor cabang, sekarang masih proses izin OJK,” ujar Tony.
BPRS Lampung Timur pada 2024 memiliki total nasabah sebanyak 12.794 atau naik 17,21 persen dari 2023 sebanyak 10.915 nasabah. Bank ini juga telah menjadi bank pembayar payrol gaji P3K dengan jumlah 1.600 orang pada 2024, dan akan bertambah 200 P3K baru pada 2025 ini.
Sepanjang 2024, BPRS Lampung Timur berhasil meraih laba bersih Rp 2,5 miliar, turun dibandingkan 2023 sebesar Rp 2,71 miliar. Pembiayaan baik murabahah, multijasa, qardh, dan musyarakah turun dari Rp 82,35 miliar menjadi Rp 81,02 miliar.
Namun dana pihak ketiga, baik Tabungan Wadiah, Tabungan Mudharabah, dan Deposito Mudharabah naik dari Rp 31,33 miliar pada 2023 menjadi Rp 32,68 miliar.
BPRS Lampung Timur banyak menyalurkan zakat baik dari karyawan maupun nasabah. Untuk tahun 2024, Bank Syariah Lampung Timur sudah menyalurkan zakar sebesar Rp 38,56 juta, meningkat dibandingkan 2023 sebesar Rp 13 juta.
Selain itu, bank BUMD milik Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ini juga menyalurkan dana kebajikan untuk masjid, mushola, beasiswa untuk siswa berprestasi di bidang Al Quran dan lainnya pada 2024 sebesar Rp 69,3 juta, meningkat dibanding 2023 sebesar Rp 63,34 juta.
“Kita juga menyalurkan dana CSR untuk sarana dan prasarana ibadah kepada kaum dhuafa, anak yatim, santri dan tenaga pengajar di wilayah Kabupaten Lampung Timur sebesar Rp 81,58 miliar sepanjang tahun 2024,” kata Tony.
Berkat kinerja bisnis, inovasi dan kontribusinya terhadap masyarakat, BPRS Lampung Timur kembali menjadi kandidat peraih TOP BUMD Awards 2025. Tahun lalu, BPRS Lampung Timur dianugerahi penghargaan TOP BUMD Awards 2024 level bintang 4.
