Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Purwakarta terpilih kembali sebagai kandidat peraih penghargaan TOP BUMD Awards 2025 karena dinilai sukses mencatatkan kinerja positif dari tahun ke tahun.
Direktur Utama Perumda BPR Purwakarta Dedeh Kurniasih mengungkapkan bahwa taret kinerja tahun 2024 Perumda BPR Purwakarta berhasil melampaui target yang ditetapkan dengan rata-rata lebih dari 100%.
“Kami di dalam tahun 2024 memiliki target-target keuangan khususnya di dalam penghimpunan dan penyaluran dana yang telah ditetapkan dan disahkan yang menjadi target kami dari KPM untuk tahun 2024 rata-rata untuk penyaluran kredit, penghimpunan dana, tabungan, deposito melebihi target di atas 100%,” ungkap Dedeh Kurniasih saat mengikuti wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2025 secara daring, Kamis (20/2/2025).
Untuk kinerja keuangan, lanjut Dedeh, Perumda BPR Purwakarta juga mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. “Kinerja keuangan kami di 2023-2024 dalam indikator utama, untuk aset terdapat peningkatan, kredit yang diberikan, Tabungan, deposito dan penempatan pada bank lain terdapat peningkatan rata-rata di atas 15% tapi masih di bawah 20%,” paparnya.
Meski demikian, kata Dedeh, ada capaian yang tak memenuhi target rencana, yakni pendapatan dan beban yang hanya mencapai 84%. Oleh sebab itu, pihaknya juga melakukan efisiensi biaya agar mampu mengimbangi kas perusahaan.
“Untuk pencapaian pendapatan beban memang kami akui ada penurunan di dalam pencapaian pendapatan hanya tercapai 84,52% sehingga untuk mengimbangi pendapatan yang belum sesuai dengan target kami pun melakukan efisiensi biaya sehingga keseluruhan biaya operasional dapat kami tekan dengan pencapaian 84,33% di dalam pencapaian target kinerja kami,” katanya.
Sedangkan untuk tingkat kesehatan bank pada tahun 2024, Perumda BPR Purwakarta berada pada peringkat Komposit II (PK-2) berdasarkan ketentuan yang ditetapkan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan beberapa faktor penilaian seperti aspek Profil Risiko, tata Kelola, Rentabilitas dan Permodalan.
“Beberapa aspek khususnya di profil risiko, tata Kelola, rentabilitas, permodalan kami ada di peringkat komposit di mana di dalam profil Riko kami ada di dalam peringkat sedang, Tata Kelola juga sedang dan untuk pencapaian Rentabilitas dari aspek ROA, BOPO, NIM dalam peringkat Sedang,” bebernya.
“Kemudian untuk permodalan peringkat Sedang sehingga tingkat kesehatan Perumda BPR Purwakarta sesuai dengan tingkat kesehatan yang ditentukan oleh OJK berada di dalam peringkat Komposit 2,” imbuhnya.
Strategi Bisnis
Dalam presentasinya berjudul Tata Kelola dan Digitalisasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan Perumda, Dedeh memaparkan secara komprehensif terkait upaya manajemen dalam melakukan inovasi dan strategi bisnis yang terukur dalam mencapai target kinerja. Salah satu upayanya, yakni Ngaprak Ka Desa.
Ngaprak Ka Desa (peniNGkatan Akses Pelayanan dan liteRAsi Keuangan masyaraKAt Desa) adalah program perluasan pemasaran dan literasi keuangan ke wilayah desa di Kabupaten Purwakarta dengan memanfaatkan potensi dan peluang masyarakat desa yang berpenghasilan rendah dan belum tersentuh oleh layanan perbankan.
“Langkah yang sudah dilakukan yaitu kita punya strategi Ngampark Ka desa di 2025 ini kami masih fokus untuk memberdayakan desa yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta karena masih banyak potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah belum tersentuh oleh layanan perbankan dan para pengusaha atau mikro yang memang belum dibiayai oleh perbankan,” ujarnya.
Strategi berikutnya, lanjut Dedeh, meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan dan perluasan Customer Base Funding, khususnya potensi di lingkungan sekolah, instansi, kantor-kantor, pasar-pasar, toko-toko dan pengusaha yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.“Langkah selanjutnya kami pun melakukan kegiatan pelatihan, “Perluasan customer base funding produk baru yaitu tabungan Sinarmas Go, simpanan arisan masyarakat pada tahun 2024 yang merupakan produk bersama Perbamida,” pungkasnya.
