Jakarta, TopBusiness – Crest Water Pte Ltd akan melakukan ekspansi pembangunan pabriknya langsung di Indonesia pada tahun 2025.
Sebagai perusahaan yang memberikan perlindungan kepada industri kelistrikan, soil conditioning, sugar miling, geotehermal, mining, cooling, boiler, wastewater, kehadirannya akan memberikan konstribusi besar bagi pelaku bisnis yang terkait.
Pada acara pertemuan tahunan Crest Water yang dihadiri sekitar 50 peserta, dengan salah satu anggota dewan juri IBEA (Indonesia Best Electricity Award), dewan pakar Forum Sinergi Inovasi Industri Tender Indonesia di Bangkok, Riki Ibrahim, yang juga menjabat sebagai anggota dewan pakar MKI (Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia), menyampaikan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran sangat berkomitmen untuk memastikan masuknya produsen teknologi baru ke tanah air. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah terhadap inovasi dan kemajuan industri teknologi, yang menjadi peluang besar bagi Crest Water Pte Ltd untuk lebih berkembang dan memberikan kontribusi positif di Indonesia.
Riki mengatakan, solusi perawatan berbasis polymer yang dirancang untuk menggantikan penggunaan Acid/H2SO4 yang korosif, akan mengatasi masalah seperti penumpukan kerak pada pipa, katup, dan perlengkapan, penumpukan mineral pada mesin, serta mengurangi biaya pemeliharaan akibat downtime pada Power Plant atau Sumur Geotermal/Oil & Gas. “Dengan dukungan riset dan pengembangan yang mendalam serta harga yang kompetitif dibandingkan pemasok lainnya, maka industri ketenagalistrikan, geotermal, dan Oil & Gas di Indonesia dapat menurunkan biaya operasionalnya,” kata Riki, Dirut PT Geo Dipa Energi (Persero) periode 2016 – 2022.
Bagi masyarakat umum yang belum banyak memahami mengenai polymer, Riki menjelaskan bahwa polymer bekerja dengan melonggarkan dan menyebarkan kerak seperti silica dan kalsium karbonat pada pipa, katup, atau sumur. Selain menghilangkan kerak, polymer juga mencegah terbentuknya kerak baru dengan melapisi permukaan, sehingga mempermudah pembersihan dan membuatnya lebih mudah terlepas. Karena efektivitasnya, banyak industri di seluruh dunia yang menggunakannya.
Riki, yang juga dosen energi terbarukan program S2 di Universitas Darma Persada, dalam penjelasan penutupnya memastikan Crest Water Pte Ltd untuk segera membangun fasilitas logistik dan laboratorium serupa dengan yang ada di Bangkok. Ia menekankan keuntungan teknologi asing membangun pabrik di Indonesia, antara lain akses ke pasar besar, biaya tenaga kerja yang lebih rendah, ketersediaan sumber daya alam, serta insentif pajak dan infrastruktur yang berkembang. Selain itu, Indonesia juga menawarkan potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan peluang untuk transfer teknologi serta pengembangan industri lokal.

