Jakarta, TopBusiness—Struktur utang luar negeri (ULN) Indonesia di Januari 2025 tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
“Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,3% pada Januari 2025, dari 30,5% pada Desember 2024,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny, dalam keterangan resmi (18/3/2025).
ULN tersebut didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,7% dari total ULN.
Ia mengatakan bahwa ULN Indonesia pada Januari 2025 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada Januari 2025 tercatat sebesar 427,5 miliar Dolar AS, atau tumbuh 5,1% (yoy/year on year). Angka ini meningkat dibandingkan dengan posisi ULN Desember 2024 yang tumbuh 4,2% (yoy).
“Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh ULN sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral,” ucap Ramdan.
