Jakarta, TopBusiness – Perumda Dharma Jaya turut andil dalam kegiatan Pasar Murah Bersama dua BUMD DKI lainnya yang bergerak di bidang ketahanan pangan, Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya.
Kegiatan ini dilakanakan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran tahun 2025 ini.
Kali ini, pasar murah ini diselenggarakan dalam bentuk Bazaar Pangan Murah di Rusunawa Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/3/2025) lalu. Turut hadiri Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno didampingi Direktur Utama (Dirut) Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman.
Raditya mengatakan tujuan dilaksanakannya Pasar Murah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menstabilkan harga produk protein hewani, termasuk juga bahan pangan pokok lainnya selama bulan Ramadan dan/atau menjelang Lebaran.
Ia melihat selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran terindikasi harga kebutuhan pokok mengalami peningkatan harga.
“Ini bentuk komitmen dan dukungan Perumda Dharma Jaya sebagai BUMD DKI Jakarta dalam rangka pemenuhan akan ketersediaan produk protein hewani dengan harga yang terjangkau serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” kata Raditya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (22/3/2025).
Untuk itu, Perumda Dharma Jaya langsung turun ke lapangan untuk mengantisipasi peningkatan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat dengan menggelar pasar murah ini.
Hal ini dilakukan Dharma Jaya sesuai dengan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
“Kami hadir untuk turut berkontribusi menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok. Salah satu program yang kami lakukan adalah menggelar pasar murah untuk menawarkan produk protein hewani dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang tetap terjaga baik,” jelas Raditya.
Raditya menerangkan, program ketahanan pangan yang terus gencar dilakukan Pemprov DKI melalui Pasar Murah dan Pangan Murah Bersubsidi mempunyai peran penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama saat Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan dan Idul Fitri.
Selain memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, program ini juga membantu Pemprov DKI dalam mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga di pasaran.
“Masyarakat bisa membeli kebutuhan protein hewani di Pasar Murah, dengan begitu, tekanan harga di pasar dapat berkurang atau diminimalisir sehingga diharapkan dapat tercipta kestabilan harga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Raditya memaparkan ada berbagai macam produk protein hewani yang dijual dalam Pasar Murah diantaranya Daging Sapi, Ayam, Hati serta lainnya. Khusus Pasar Murah di Rusunawa Pasar Rumput, Raditya mengungkapkan, pihaknya menyediakan paket murah berupa daging sapi, ayam, dan hati dengan harga Rp100.000/paket.
Pihaknya menyediakan 1.000 paket produk protein hewani dalam Bazaar Pangan Murah tersebut. Sementara, 1.200 paket disediakan Perumda Pasar Jaya ada 1.000 paket disediakan oleh PT Food Station Tjipinang Jaya.
“Untuk hari ini, kita sediakan Daging Sapi, Ayam serta Hati ada 1.000 paket. Kami khusus sediakan protein hewani, karena yang nabati sudah disediakan oleh kedua BUMD lainnya, yaitu Peruma Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya. Selain di Pasar Rumput ini, kita akan gelar lagi banyak Pasar Murah untuk mengendalikan harga,” pungkas dia.
Di kesempatan itu, Wagub DKI Jakarta, Rano Karno mengapresiasi acara ini. Dia juga berharap agar kolaborasi antara BUMD pangan dan seluruh stakeholder terkait terus diperkuat. Sehingga ketersediaan stok pangan mampu menjangkau lebih banyak warga di berbagai wilayah Jakarta. “Hal tersebut juga merupakan bagian dari upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, yang dilakukan melalui penjualan aneka bahan pangan dengan harga murah, berkolaborasi dengan semua mitra dan stakeholder terkait,” kata Wagub Rano.
