TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pangsa Pasar Meluas, Pendapatan IPCM Naik 18,1 Persen

Nurdian Akhmad
9 April 2025 | 10:51
rubrik: Business Info
Pelindo III Siap Integrasikan  GRC

Foto dari udara terlihat sejumlah kapal berada di Dermaga Internasional Terminal Petikemas Surabaya

Jakarta, TopBusiness – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) mencatatkan laba bersih sebesar Rp166,8 miliar, meningkat 5,8 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp 157,6 miliar.

Sedangkan pendapatan pada 2024 naik 18,1 persen dari Rp1,1 triliun menjadi Rp1,3 triliun dengan kontributor utama pendapatan pada jasa pelayanan kapal yaitu penundaan (towage) sebesar Rp 1,2 triliun atau 85,9 persen dari total pendapatan, disusul pendapatan jasa pelayanan kapal pemanduan (pilotage) sebesar Rp 91,7 miliar atau 6,8 persen dari total pendapatan. Sisanya disumbang oleh pendapatan jasa pengangkutan dan lainnya sebesar Rp98 miliar atau 7,3 persen dari total pendapatan.

”Kami bersyukur dapat terus mempertahankan kinerja positif kami dengan adanya kenaikan pendapatan di tahun 2024 kemarin yang berhasil menembus Rp1,3 triliun. Kinerja baik ini tentunya turut didukung oleh pangsa pasar yang terus meluas serta dukungan kepercayaan pelanggan dan mitra kerja IPCM yang berkontribusi positif pada eksekusi strategi komersial perusahaan di tahun 2024,” ujar Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (9/4/2025).

Dari segmentasi pasar, pendapatan meningkat dengan kontributor utama pada segmen jasa Pelabuhan Umum atau 39,7 persen dari total pendapatan, naik 26,7 persen dari Rp421,8 miliar secara YoY. Kontributor pendapatan lainnya adalah jasa Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp230,7 miliar yang memberikan kontribusi 17,1 persen dan Terminal Khusus (Tersus) sebesar Rp481,4 miliar yang memberikan kontribusi 35,8 persen, diikuti jasa pengangkutan dan lainnya yang berkontribusi senilai Rp98,4 miliar.

Dari segi laba usaha IPCM meningkat 12,9 persen dari Rp183,8 miliar menjadi Rp207,4 miliar. IPCM juga mencatatkan kenaikan total asset sebesar 8,4 persen dari Rp1,5 triliun pada 2023 menjadi Rp1,6 triliun pada akhir 2024.

BACA JUGA:   Kementerian BUMN Minta OJK Segera Revisi Peraturan ‘Buy Back’ Saham

Selain mencatatkan kinerja keuangan yang solid, IPCM juga membuka optimisme dan menambah kekuatan baru melalui kerja sama penyediaan sarana bantu pemanduan berupa kapal tunda untuk Pelayanan Jasa Penundaan Kapal di Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara.

Selain itu, IPCM saat ini sedang melakukan proses investasi strategis dengan pembangunan 2 unit kapal tunda baru guna memperkuat armada operasional dan meningkatkan kapasitas layanan perusahaan.

IPCM juga terus berkomitmen terhadap transparansi serta tata kelola yang baik. Dengan menggunakan parameter pengujian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diperoleh Skor 118,39 masuk kategori Level 5/tertinggi dengan predikat “Leadership in Corporate Governance”.

Sementara itu, hasil survei kepuasan pelanggan dan juga kepuasan pekerja di tahun 2024 juga menunjukkan hasil yang baik. Lebih menggembirakan lagi IPCM memperoleh penghargaan Juara II Annual Report Award 2024 untuk kategori Perusahaan Go Publik Non-Keuangan. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari upaya perusahaan dalam menyajikan laporan tahunan yang tidak hanya informatif, namun juga mencerminkan integritas, profesionalisme, serta keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan bisnis.

Komitmen berkelanjutan dalam menjalankan bisnis salah satunya penggunaan alternative bahan bakar kapal yang ramah lingkungan yakni Biosolar B40. Penggunaan bahan bakar ini terbukti dapat mengurangi emisi karbon secara signifikan, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh residu bahan bakar.

Selain itu, IPCM juga telah dan akan terus mengembangkan penggunaan shore connection untuk mendukung pemanfaatan energi alternatif selain bahan bakar minyak (BBM) dalam operasionalnya. Sebagai bukti komitmen perusahaan terhadap konsep ramah lingkungan, IPCM telah meluncurkan tiga motor pandu dengan desain go green yang efisien dan ramah lingkungan.

“Kami terus menjaga fundamental perusahaan dengan baik yang mengacu pada prinsip keberlanjutan, melakukan transformasi dalam pelayanan, dan mengedepankan digitalisasi untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar saat ini. Hasilnya tidak hanya tercermin dalam pencapaian kinerja keuangan yang solid, tetapi juga dalam upaya menciptakan bisnis yang berkelanjutan” ujar Shanti.

Tags: PT Jasa Armada Indonesia Tbk
Previous Post

Di Pembukaan Perdagangan, Indeks Menipis

Next Post

Menteri PKP Gandeng Menteri Komdigi dan Kepala BPS Dukung Rumah Subsidi Bagi Wartawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR