TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Libur Lebaran, Okupansi Hotel InJourney Hospitality Capai 83 Persen

Nurdian Akhmad
10 April 2025 | 13:25
rubrik: Business Info
Hotel Indonesia Siap Rambah Pasar Luar Negeri

foto: ilustrasi/istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) mencatat, tingkat hunian kamar hotel atau okupansi di jaringan hotel yang dikelola perseroan selama libur Lebaran 2025 meningkat sebesar 4,1 persen dibandingkan periode yang sama di 2024.

Okupansi tertinggi terjadi di Inna Sindhu Beach Hotel, Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, Lafayette Boutique Hotel, dan The Manohara Yogyakarta.

“Puncak kunjungan wisatawan ke hotel-hotel InJourney Hospitality terjadi pada hari ketiga Idul Fitri yaitu pada 2 April 2025, dengan tingkat hunian atau okupansi mencapai 83 persen dan total kamar terjual sebanyak 3.858 unit,” ujar Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat dikutip Kamis (10/4/2025).

Pada puncak liburan ini, seluruh klaster hotel InJourney Hospitality menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata tingkat hunian tertinggi di Klaster Jawa mencapai 91,7%, disusul Klaster Sumatera sebesar 86,5%, Klaster Bali sebesar 80,2%, dan Klaster Kalimantan sebesar 70,2%. Klaster Nusa Tenggara dan Sulawesi juga mengalami pertumbuhan yang positif.

Secara konsolidasi pada periode 28 Maret–5 April 2025, Klaster Bali mencatatkan rata-rata tingkat hunian tertinggi sebesar 73,1%, dipimpin oleh Inna Sindhu Beach Hotel, Merusaka Nusa Dua, dan The Meru Sanur.

Disusul oleh wilayah Jawa dengan tingkat hunian rata-rata sebesar 69,8% dimana tingkat hunian tertinggi adalah Lafayette Boutique Hotel Yogyakarta.

Di Klaster Sumatera, Khas Ombilin mencatat tingkat hunian tertinggi, sementara Klaster Nusa Tenggara dipimpin oleh Meruorah Komodo Labuan Bajo. Klaster Kalimantan dan Sulawesi juga menunjukkan kinerja positif, dengan tingkat hunian tertinggi Yulia Hotel Gorontalo.

Dia menyampaikan, libur Lebaran tahun ini memberikan kontribusi positif terhadap kinerja seluruh unit hotel InJourney Hospitality.

Menurutnya, kenaikan tingkat hunian hotel ini didorong oleh meningkatnya trafik wisatawan, perbaikan layanan, serta penyediaan fasilitas hotel berkualitas.

BACA JUGA:   Berikut, Asuransi Mikro Formal AXA untuk Koperasi

Hal ini menjadi magnet kunjungan masyarakat untuk merayakan momen Lebaran bersama InJourney Hospitality.

“Berbagai terobosan dan transformasi terus kami hadirkan guna menciptakan layanan optimal yang berkontribusi positif dalam menstimulus sektor pariwisata” kata Christine.

Tak hanya dari sisi okupansi, lini Food & Beverage (F&B) juga menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang menggembirakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini ditopang oleh tingginya konsumsi tamu, strategi promosi yang tepat sasaran, serta peningkatan kunjungan wisatawan.

Tags: InJourney HospitalityLibur Lebaran 2025okupansi hotelPT Hotel Indonesia Natour
Previous Post

Waduh! Di Kuartal I, Sri Mulyani Sebut ABPN Defisit Rp104,2 Triliun

Next Post

Penuhi Kebutuhan Pelanggan, MDIY Disebut Buktikan Kepemimpinan di Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR