Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi turun hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (11/04/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Turun Hari ini.
Bursa AS ditutup melemah pada hari Kamis (10/4). Dow -2,50%, S&P 500 -3,46%, Nasdaq -4,31%. Pasar AS terkoreksi tajam pada Kamis seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa kebijakan dagang Presiden Trump berubah menjadi konfrontasi langsung dengan China.
Pasar komoditas ditutup sideways pada hari Kamis (10/4). Minyak WTI -3,62% ke USD 60,09/bbl, minyak Brent -3,28% to USD 63,33/bbl, batu bara +1,12% to USD 99,6/ton, CPO +1,25% to MYR 4.200, dan emas +3,03% to USD 3.176/oz.
Bursa saham Asia ditutup menguat pada Kamis (10/4). Kospi +6,79%, Hang Seng +2,06%, Nikkei +9,13%, dan Shanghai +1,16%.
IHSG menguat ke level 6.254,0 (+4,79%), dengan net sell asing sebesar Rp 751,3 miliar; Rp 631,6 miliar di pasar reguler, dan Rp 119,7 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicetak BMRI (Rp 533,3 miliar), BBNI (Rp 212,9 miliar), dan BBRI (Rp 188 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan GOTO (Rp 51,8 miliar), PTRO (Rp 49,7 miliar), dan BREN (Rp 49 miliar). Top leading movers adalah BREN, BMRI, BBRI, sementara top lagging movers adalah DNET, MDIY, YUPI.
Kospi (-1,92%) dan Nikkei (-4,69%) turun pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan turun hari ini, dengan ada penurunan di pasa regional maupun global,” demikian tertulis di website.
