TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hingga Pertengahan April, Penyerapan Beras Bulog Capai 1 Juta Ton

Nurdian Akhmad
14 April 2025 | 13:20
rubrik: Ekonomi
Untuk Korban Bencana, Bulog Salurkan PKBL Rp 500 Juta dan 640 Ton Beras

Gudang beras Bulog. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Hingga pekan kedua April 2025 ini, Perum BULOG berhasil menyerap sebanyak 1 juta ton setara beras. Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi yang diterapkan secara masif di berbagai wilayah selama panen raya padi pada musim pertama 2025.

Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, Arwakhudin Widiarso, beberapa langkah strategis yang dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan beras petani antara lain dengan membentuk Tim Jemput Gabah, yang turun langsung ke sawah guna menyerap gabah kering petani.

BULOG juga menggandeng penggilingan padi skala besar dan kecil, baik untuk menyerap beras secara langsung maupun dalam bentuk kerja sama pengolahan gabah kering menjadi beras.

Selain itu, BULOG juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Pertanian daerah, penyuluh pertanian, hingga TNI dan Babinsa untuk melakukan pemantauan titik panen secara intensif. Kolaborasi ini membuat proses penyerapan menjadi lebih efektif dan merata.

Arwakhudin menyampaikan bahwa capaian 1 juta ton setara beras ini turut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Hingga saat ini, stok yang kami kuasai telah mencapai lebih dari 2,5 juta ton. Bahkan di beberapa daerah, gudang BULOG sudah penuh. Untuk itu, kami melakukan kerja sama dengan berbagai pihak guna menyewa unit gudang tambahan agar hasil penyerapan bisa tertampung dengan baik,” jelas Arwakhudin dalam keterangannya, Minggu (14/4/2025).

Ia menegaskan, selama musim panen raya ini, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras sebanyak mungkin, sesuai dengan mandat dari pemerintah.

Lebih jauh, penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) ini juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani. Dengan semakin banyaknya gabah yang terserap, makin banyak pula petani yang menerima harga jual yang baik.

BACA JUGA:   Lima BUMN Berkolaborasi Bantu Warga Terdampak Covid-19

Sebagai informasi, Pemerintah telah menugaskan Perum BULOG untuk membeli GKP dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

“Kebijakan harga ini sangat disambut positif oleh para petani karena memberikan kepastian harga yang menguntungkan. Kami juga terus melakukan sosialisasi dan publikasi agar semakin banyak petani yang bisa terlibat dalam program penyerapan ini,” pungkas Arwakhudin.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas stok beras nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah momentum panen raya tahun ini.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras pada tiga bulan pertama 2025 dapat mencapai sekitar 8,59 juta ton. Rinciannya pada Januari sebanyak 1,31 juta ton, Februari 2,08 juta ton, dan Maret 5,20 juta ton.

Apabila proyeksi tersebut tercapai, maka jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, produksi beras mengalami peningkatan hingga 50,97 persen.

Tags: penyerapan beras petaniPerum Bulog
Previous Post

Apa Efek ‘Badai Trump’ ke Properti Perkantoran Menurut Pakar?

Next Post

Kembangkan Energi Panas Bumi, PGEO Gandeng Zorlu Enerji Asal Turki

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR