Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pancur Aji Sanggau terus menunjukkan perbaikan kinerja bisnis dan layanan terutama dalam dua tahun terakhir ini.
Tak heran jika BUMD air minum ini berhasil meraih status “ Perusahaan Sehat “ dari Kementerian PUPR selama dua tahun berturut-turut. Prestasi lainnya, Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau mendapatkan nilai kinerja sebesar 2,94 berdasarkan penilaian BPKP Provinsi Kalimantan Barat.
Perbaikan kinerja tersebut tidak lepas dari strategi bisnis yang dilakukan manajemen Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau tertutama terkait peningkatan kualitas layanan dan inovasl teknologi.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau melakukan respons cepat terhadap keluhan pelanggan dengan membentuk tim reaksi cepat atau layanan pelanggan 24 jam.
”Kemudian menyediakan sistem pembayaran fleksibel dengan menyediakan pembayaran online, melalui aplikasi, minimarket, atau mobile banking,” ujar Yohanes Andriyus Wijaya, Direktur Utama Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Senin (14/4/2025).
Hadir pula dalam penjurian ini, Ari Prayudi dan Tri Maena Krismantara dari Tim IT Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau. Mereka membawakan materi presentasi berjudul “Transformasi Digital Tirta Pancur Aji: Inovasi Menuju Layanan Air yang Lebih Cerdas”.
Peningkatan kinerja layanan juga dilakukan dengan menjalankan pelayanan berbasis pelanggan (customer service excellence). Perusahaan memberikan edukasi penggunaan air hemat dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Sedangkan strategi inovasi teknologi yang dilakukan Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau antara lain dengan mengaplikasikan Smart Water Meter atau menggantikan meteran manual dengan digital untuk pencatatan dan monitoring yang lebih akurat.
BUMD ini juga menerapkan Sistem Informasi Pelanggan (SIP) untuk mempermudah pelanggan mengakses tagihan, pengaduan secara online, dan informasi lainnya secara online.
”Kami juga memanfaatkan energi terbarukan, contohnya menggunakan PLTS untuk operasional pompa dan pengolahan air,” ujar Andriyus.
Inovasi teknologi lainnya adalah implementasi Sistem Informasi Disposisi Surat. Sistem ini mempermudah direksi dalam memproses surat menyurat dengan menggunakan tanda tangan digital.
Per akhir 2024, jumlah pelanggan Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau sebanyak 14.362 sambungan langsung (SL) dengan cakupan layanan teknis 22,84 persen dan cakupan secara administrasi 23,92 persen. Sementara itu, tingkat kehilangan air atau non revenue water di angka 29,03 persen dan rata-rata jam layanan sudah mencapai 24 jam per hari.
Digitalisasi Operasional dan Bisnis
Dalam presentasinya, Andriyus memaparkan dua solusi bisnis atau aplikasi andalan Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau yang dikembangkan untuk mendukung operasional dan bisnis perusahaan. Ada tiga aplikasi yang dikembangkan dan diimplementasikan Perusahaan pada 2024, yaitu Aplikasi Absensi Online, Titik Pelanggan untuk Pembaca Meter, serta Aplikasi Baca Meter. Absensi Online adalah aplikasi yang digunakan untuk mencatat kehadiran karyawan secara online, sehingga memungkinkan pengelolaan absensi yang lebih efisien dan transparan. “Aplikasi ini juga memudahkan perusahaan dalam memantau kehadiran karyawan secara real-time dan otomatis,” tuturnya.
Kemudian untuk Titik Pelanggan untuk Pembaca Meter (Hublang) adalah aplikasi untuk melacak dan memetakan titik pelanggan, khususnya untuk pembacaan meter dan pemantauan status pelanggan. Penggunaan aplikasi ini memungkinkan perusahaan untuk mengetahui sebaran lokasi pelanggan dengan lebih detail.
“Aplikasi ini juga dapat mempermudah proses penagihan dan pelayanan kepada pelanggan,” ucapnya. Sistem ini juga dapat menandai pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran sehingga tindakan yang diperlukan bisa segera diambil.
Sedangkan aplikasi Baca Meter adalah aplikasi yang digunakan oleh petugas untuk membaca meter dengan lebih cepat dan akurat, mengurangi kesalahan pencatatan manual.
Tahun 2025 ini, kata Andriyus, Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau mengimplementasikan beberapa solusi bisnis antara lain Aplikasi Cek Tagihan yang digunakan untuk memudahkan pelanggan dalam memeriksa tagihan mereka secara online kapan saja dan di mana saja.
Ada pula Website Pengaduan Pelanggan yang memungkinkan pelanggan untuk mengajukan keluhan atau masukan terkait layanan perusahaan, yang langsung terhubung dengan tim layanan pelanggan. Aplikasi lainnya yang juga dikembangkan tahun 2025 ini adalah Cek Sambungan Baru. Aplikasi ini untuk mengecek ketersediaan dan status sambungan baru, serta prosedur pemasangannya.
Untuk mempermudah pelanggan, Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau memperluas layanan loket pembayaran di beberapa lokasi, seperti Mall Pelayanan Publik, Vispay, Bank Kalbar, BNI, BRI, dan Indomart.
Perumdam Tirta Pancur Aji Sanggau juga sudah menggunakan aplikasi e-Procurement Tirta Pancur Aji sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa, mengurangi potensi penyalahgunaan anggaran, dan mempercepat proses pengadaan.
Aplikasi lain yang juga digunakan secara internal ada Aplikasi Keuangan, Aplikasi Gudang, aplikasi Daftar Hadir Rapat, Aplikasi Disposisi Surat, serta Aplikasi Sistem Informasi Intern.
Dengan kinerja bisnis yang baik, Perumdam Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah melalui penyetoran laba atau pendapatan asli daerah (PAD).
Berbagai prestasi dan pencapaian kinerja tersebut yang membuat Perumdam Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau tahun 2025 ini kembali terpilih menjadi kandidat peraih TOP BUMD Awards. Dua tahun lalu, Perumdam Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2023 kategori Bintang 3.
