TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Elektroliser GPI Tawarkan Solusi Energi Bersih untuk Industri Lokal

Albarsyah
16 April 2025 | 14:28
rubrik: Business Info
PLN Hasilkan 199 Ton Hidrogen Hijau

Sumber Ilustrasi Green Hidrogen: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Generator Pasifik Indonesia (GPI) memperkenalkan teknologi elektroliser hidrogen dalam ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2025 yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (15/4/2025). 

Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan hidrogen dan oksigen dari air, yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri.

Menurut Syafiul Anam, Marketing Hidrogen GPI, hidrogen yang dihasilkan memiliki beragam aplikasi. Beberapa di antaranya digunakan untuk pendinginan turbin, proses pembakaran pada furnace, serta pemurnian kaca. “Elektroliser kami bisa menghasilkan hidrogen untuk kendaraan berbahan bakar hidrogen, yang efisien dalam penggunaan energi,” ujar Anam saat ditemui di lokasi pameran.

GPI menyampaikan bahwa teknologi ini telah diterapkan di sejumlah fasilitas pembangkit listrik di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, serta TGU di Bali.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar yang bervariasi, GPI menghadirkan beberapa model elektroliser. Produk-produk tersebut mencakup HMXT 50, HMXT 100, HMXT 200, serta model containerized seperti TITAN dan TITAN EL. Produk terbarunya, TITAN EL-MW, diklaim mampu memproduksi hingga 1.071 kilogram hidrogen per hari.

Meskipun pengembangan teknologinya terus berjalan, Anam menyampaikan bahwa keberadaan regulasi masih menjadi faktor penting yang mempengaruhi pengembangan energi hidrogen secara luas di Indonesia. “Kami berharap regulasi yang komprehensif dapat segera diterapkan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” ujarnya.

Lebih jauh, GPI menekankan bahwa dukungan kebijakan akan membantu mendorong pertumbuhan ekosistem energi hidrogen yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi dan pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan. “Lewat GHES 2025, kami ingin Indonesia menjadi pemain utama dalam pengembangan energi hidrogen yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Anam.

BACA JUGA:   Tak Perlu Datang, Investor Dapat e-voting Dalam RUPS Tahun 2017

Melalui kehadiran produk-produk ini, GPI berupaya memperluas akses terhadap teknologi energi bersih yang dapat dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, sejalan dengan upaya dekarbonisasi dan diversifikasi sumber energi nasional.

Tags: gpi
Previous Post

Penjualan Eceran Naik 8,3% di Maret 2025

Next Post

Usung Enam Program CSR Unggulan, Sawit Sumbermas Sukses Hadirkan 616.128 Penerima Manfaat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR