Jakarta, TopBusiness – Sebagai bagian dari global company (Kao Global) yang menerapkan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam aktivitas usahanya, PT Kao Indonesia juga konsisten menjalankan program kepedulian sosial dan lingkungan yang direalisasikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan. Strategi CSR Kao Indonesia mengacu ESG yang diimplementasikan secara lokal menjadi “Kirei Lifestyle Innovation”, melalui aktivitas CSR berbasis edukasi, lingkungan dan masyarakat.
Kao secara global, telah mendapatkan penganugerahan sebagai the World’s Most Ethical Companies yang diselenggarakan oleh Ethisphere secara 19 tahun berturut-turut. Parameter dan indikator dilakukan dengan menilai beberapa aspek perusahaan, seperti transparansi, integritas, ethics dan compliance.
Sesuai spirit ESG, PT Kao Indonesia yang merupakan perusahaan toiletris asal Jepang, senantiasa juga konsisten menyelenggarakan program-program CSR berkelanjutan. Rumusan strategi CSR Kao Indonesia berfokus pada isu sosial terkait kebersihan, kesehatan dan lingkungan yang diimplementasikan dalam tiga fokus aktivitas yaitu edukasi, waste management, dan kontribusi sosial masyarakat.
Perusahaan yang memiliki beberapa produk ternama seperti Biore, Attack, Merries, Men’s Biore dan Laurier ini meyakini, dengan menjalankan program CSR secara berkelanjutan, hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan perusahan dalam jangka panjang. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi yang diemban Perusahaan, dan juga spirit dan visi besar Kao Global.
Di Indonesia (PT Kao Indonesia) memiliki visi yakni “Menjadi Perusahaan multinasional yang paling memahami dan dekat di hati setiap individu dan konsumen, serta memiliki tempat khusus di keseharian konsumen dan seluruh pemangku kepentingan Perusahaan,”. Sedangkan misinya “Menghadirkan Kirei Life bagi semua orang dan bumi, di mana setiap individu dapat menjalani keseharian yang lebih bersih dan sehat, dengan peace of mind di lingkungan yang berkelanjutan’.
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan dampak positif yang ditimbulkan dari keputusan bisnis ataupun operasional bagi konsumen, masyarakat dan lingkungan. Terutama melalui pemilihan bahan baku, dan pengelolaan kemasan produk dari hulu ke hilir secara bertanggung jawab, serta kegiatan yang berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.
Selaras dengan visi dan misinya, PT Kao Indonesia selalu berkomitmen menempatkan konsumen sebagai bagian penting dalam seluruh kegiatan bisnis. Terutama untuk inovasi-inovasi produk dan layanan, sebagai ungkapan rasa “Peduli” untuk turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sosial dan lingkungan sekitar.
Terkait tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan dampak sosial, perusahaan senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan Kirei Life di keseharian masyarakat Indonesia. Kirei Life dari Kao merupakan sebuah strategi dan visi yang menekankan pada kehidupan yang bersih, sehat, dan indah, baik secara fisik maupun mental, serta berkelanjutan bagi lingkungan.
“Setiap pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan, dilakukan dengan tujuan untuk menghadirkan Kirei Life, agar setiap individu dapat menjalani keseharian yang lebih bersih, sehat dengan peace of mind di lingkungan yang berkelanjutan. Secara lokal, Kao Indonesia juga melakukan berbagai aktivitas ESG yang bertujuan untuk dapat berkontribusi mengatasi isu sosial di tengah Masyarakat melalui berbagai kegiatan CSR. Dalam hal ini, kami juga memiliki tata kelola untuk pelaksanaan program, mulai proses dan tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, pelaporan dan evaluasinya,” ungkap Arly Diana Putri, Corporate Communications Manager PT Kao Indonesia saat presentasi dan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2025 yang diselenggarakan majalah TopBusiness Jakarta, Selasa (22/04/2025) secara daring melalui aplikasi zoom meeting.
Dijelaskan, sistem perencanaan kegiatan CSR Kao Indonesia, dilakukan berdasarkan strategi ESG Kao Global yang diturunkan dalam rencana aktivitas yang di paparkan dan disetujui dalam meeting Manajemen Perusahaan, untuk dilakukan berdasarkan isu sosial, nilai dan budaya masyarakat Indonesia. “Dalam hal ini, kami mempersiapkan target – Identifikasi masalah – focus prioritas area– identifikasi stakeholder terlibat,” ujarnya di dampingi tim.
Turut hadir dari PT Kao Indonesia dalam wawancara penjurian ini, di antaranya Ola Maurita – Corp. Communications Team, dan Mukhsin – Corp. Communications Team. Sedangkan tim juri terdiri Ummu Azizah Mukarnawati (CSR Experts- LKN Asta Cita, Sentot Baskoro (LSP MSDMKI-Ahli hukum korporasi), Ermon Idrus (Komite CSR LKN), Febrizal Efendi (Aspiluki-Kadin), yang dimoderatori Oleh Ahmad Chury (MSI Group).
Dalam kesempatan itu Ola Maurita menjelaskan bahwa secara umum, CSR PT Kao Indonesia dilatarbelakangi adanya tanggungjawab perusahaan untuk mengelola dampak yang ditimbulkan. Strategi CSR Kao Indonesia berfokus pada isu sosial terkait kebersihan, kesehatan dan lingkungan. “Dalam hal ini, kami juga berkolaborasi secara sinergis dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah, Media dan lainnya,” ujarnya.
Beberapa insiatif strategi CSR dilakukan, baik melalui kegiatan—kegiatan korporat maupun brand yang memiliki nilai kontribusi sosial dan berdampak positif bagi Masyarakat maupun lingkungan. Seperti Edukasi PHBS, Edukasi Kesehatan Menstruasi, Edukasi Kesehatan Kulit Bayi, Pemberdayaan Bank Sampah, Pengelolaan Sampah Kemasan Produk Secara Bertanggung jawab, dan lainnya.
Dalam hal ini, Kao Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan lembaga lainnya menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan lingkungan bagi anak-anak, dengan tujuan membentuk generasi muda yang peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Berkolaborasi dengan BAZNAS, melakukan berbagai kegiatan CSR, seperti penyaluran produk kebersihan dan bantuan dana untuk panti asuhan, sekolah, dan masjid.
Beberapa yang memiliki keterkaitan Asta Cita, misalnya Program CSR : Kao Indonesia EPR – Waste Management., yakni program pengelolaan sampah kemasan post consume dengan mengumpulkan kemasan berbahan serupa untuk didaur ulang dan mencegah sampah kemasan berakhir di landfill. Hal ini memiliki keterkaitan Asta Cita Nomor 8 Tentang Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam. Keterkaitan Program Prioritas Nomor 11 Tentang Menjamin pelestarian lingkungan hidup.
“Program ini telah berhasil mencegah 100 ton sampah berakhir di landfill dan Kao Indonesia berkomitmen untuk mengelola hingga 7.000 ton sampah kemasan hingga tahun 2030. Ini bisa diakses dilihat melalui https://www.instagram.com/p/DIOaaw7zMBw/,” terangnya.
Selain itu, juga masih ada beberapa program lain yang dilakukan di berbagai Lokasi. Disebutkan, setiap kegiatan CSR juga dilakukan monitoring untuk menentukan efektivitas kegiatan tersebut, dan juga evaluasi untuk kegiatan selanjutnya. Seperti pemantauan secara berkala – koordinasi dengan pemangku kepentingan yang terlibat – memaparkan evaluasi periodik untuk improvement.
Tahun ini merupkan kedua kalinya PT Kao Indonesia mengukuti perhelatan untuk penghargaan TOP CSR Awards. Kegiatan TOP CSR Awards 2025 diselenggarakan Majalah TropBusiness bekerja sama dengan beberapa konsultan CSR, GCG, bisnis, serta lembaga penilai independent. TOP CSR Awards merupakan event penghargaan tahunan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkualitas dan berdampak positif. Penilaian TOP CSR Awards dilakukan berdasarkan: Inovasi dalam program CSR, dampak sosial positif yang dihasilkan, keberlanjutan program, keterlibatan pemangku kepentingan, hingga pelaporan yang transparans.
Editor: Agus H
