
Jakarta, businessnews.id — Nilai ekonomi internet pada tahun 2020 secara global diperkirakan di USD 14,7 triliun. Sedangkan nilai GDP global di tahun yang sama diperkirakan di USD 107,2 triliun. Dengan demikian, ekonomi internet berperan signifikan. Demikian dikatakan oleh Andrey Milroy, Vice President ICT Research Frost and Sullivan, dalam satu acara di Jakarta hari ini.
Milroy mengatakan, pada tahun tersebut, dunia dipenuhi oleh tren kehidupan terkoneksi. Itu terdiri dari konektivitas kota, konektivitas pekerjaan, dan konektivitas rumah.
Dia pun menjelaskan, tren konektivitas dan konvergensi antar-perangkat TI (teknologi informasi) akan terus mengglobal. “Diperkirakan, di tahun 2020 itu, ada sekitar 80 miliar perangkat yang saling terkoneksi.”
Masih kata Milroy, di tahun tersebut, setiap orang memegang lima perangkat yang saling terkoneksi.
“Adapun jumlah pengguna internet pada tahun 2020 diperkirakan 5 miliar. Konektivitas memudahkan terjadinya konvergensi antar perangkat,” ucap Milroy.
Lebih lanjut dia berkata, tren cloud computing akan terus naik. “Cloud computing menawarkan pengalaman anywhere on any device.” (DHI