Jakarta, TopBusiness – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala Cilacap (PLTU Adipala) tahun ini untuk pertama kali mengikuti sekaligus menjadi Finalis TOP CSR Awards. Perusahaan yang tergabung dalam PLN Indonesia Power ini, pada bulan Februari 2025, telah meraih penilaian tertinggi dari KLHK yaitu Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Emas 2024.
Alin Kurniawan selaku Manajer Administrasi PLTU Adipala telah mengikuti Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2025, secara online, Jumat, 25/04/2025. Ia membawakan materi berjudul “Beyond Power: Menyalakan Terang Melalui Inovasi Lokal yang Berkelanjutan.”
“PLTU Adipala mengoperasikan 1 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 660 MW yang berlokasi di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. PLTU Adipala beroperasi dengan menggunakan bahan bakar batubara dan mempunyai teknologi supercritical yang membuat operasional PLTU lebih efisien,” katanya kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, yaitu AJ Boesra (Yayasan Kepak Sayapku), Nurdizal Racham (CoreBest), dan Ermon Idrus (LKN Asta Cita).
Penerapan teknologi supercritical, PLTU Adipala menggunakan teknologi boiler supercritical dengan tekanan uap mencapai 25,4 MPa. Teknologi ini meningkatkan efisiensi pembangkit dan mengurangi emisi gas rumah kaca, sejalan dengan upaya transisi menuju energi bersih.
Pemanfaatan biomassa melalui program co-firing, untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dan menurunkan emisi karbon, PLTU Adipala mengimplementasikan teknologi co-firing dengan biomassa.
Program CSR Unggulan
Pada sesi Presentasi dan Pendalaman, Alin memaparkan kepada dewan juri bahwa dari sekian banyak program CSR/TJSL yang dijalankan perusahaan, ada sejumlah program yang menjadi unggulan, yaitu:
Pertama, Pengolahan dan Pemanfaatan FABA. Kegiatan ini bertujuan mengolah residu pembakaran batubara (Fly Ash dan Bottom Ash) dari PLTU Adipala menjadi bahan bangunan seperti paving block, batako, dan campuran beton.
“Kegiatan ini mendorong prinsip ekonomi sirkular dan meminimalkan limbah yang dilepas ke lingkungan. Produk yang dihasilkan dari FABA adalah batako, paving, special blend, dan lain-lain,” ujar Alin.
Program kedua, Maju Bersama Parang Nusakambangan (Program Pengembangan Menuju Kesejahteraan Masyarakat dengan Kriya Batik yang Berwawasan Lingkungan). Berupa program pemberdayaan masyarakat melalui kriya batik inklusi yang berwawasan lingkungan.
Program ini mengangkat kekayaan lokal berupa motif batik khas Parang Nusakambangan, sekaligus memperkenalkan proses produksi batik ramah lingkungan dengan meminimalisir limbah dan penggunaan bahan kimia.
Alin mengungkapkan bahwa omzet rata-rata per tahun sekitar Rp 150 juta. Jumlah kelompok Bati Seloka saat ini yaitu 29 orang, yang berada di Desa Adipala. Produk yang dihasilkan adalah kain batik dan produk turunan (blangkon, kemeja, selendang, dan lain-lain).
Terakhir, GENI PENI (Generasi Tani Inovatif, Petani Millenial). Program pemberdayaan petani milenial merupakan inisiatif untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian melalui pendekatan inovatif, ramah lingkungan, dan berbasis teknologi.
Tujuannya adalah menciptakan petani milenial yang mandiri, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mampu membangun sistem pertanian berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan dan ekonomi desa.
“Omzet rata-rata pertahun yaitu Rp 6 juta. Jumlah kelompok saat ini adalah 7 orang petani muda yang berada di Desa Bunton,” tutup Alin.
TOP CSR Awards 2025 adalah kegiatan Pembelajaran Bersama dan Pemberian Penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility yang mengangkat tema “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Pemerintah Asta Cita.”
Kegiatan ini bertujuan, pertama, memberikan apresiasi atau penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang efektif dan berkualitas. Kedua, sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
TOP CSR Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business terbitan PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi CSR, asosiasi bisnis dan Good Corporate Governance, perusahaan konsultan CSR, serta akademisi dari perguruan tinggi.
