Jakarta, TopBusiness – PT Antang Gunung Meratus (AGM) tahun ini kembali menjadi kandidat meraih penghargaan TOP CSR Awards. Di ajang penghargaan bidang CSR tingkat nasional ini, sejak tahun 2023 hingga 2024, AGM “langganan” meraih level penghargaan tertinggi yaitu Bintang 5.
Untuk urusan CSR atau TJSL, anak perusahaan PT. Baramulti Sukses Sarana, Tbk., ini boleh dibilang punya prestasi yang mentereng. Dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian KLHK, AGM telah meraih penghargaan Proper Hijau tahun 2023 dan 2024.
Syamsul Bahri, selaku Dept. Head Comdev CSR Antang Gunung Meratus, telah mengikuti Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2025, secara online, Selasa, 29/04/2025. Ia membawakan materi berjudul “Partnering Beyond The Mine: Aligning CSR, Sustainable Business and Asta Cita Towards Post Mining Future.”
Bertindak selaku Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, yaitu AJ Boesra (Yayasan Kepak Sayapku), Syaifudin (LKN Asta Cita), Sentot Baskoro, dan Aryo Kusumo.
Kepada dewan juri, Syamsul menyampaikan harapan perusahaan agar tahun ini dapat kembali meraih penghargaan tertinggi Bintang 5 sehingga dapat meraih Golden Trophy TOP CSR Awards.
Harapan itu didukung oleh capaian membanggakan AGM terkait pelaksanaan program CSR, antara lain Kebijakan dan Program CSR yang terkait Strategi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan.
“Kami telah membuat departemen khusus yaitu Illegal Mining Prevention. Ini adalah Satuan tugas khusus dibentuk dalam penanggulangan kegiatan Penambangan Tanpa Izin (PETI) dan pencegahan PETI dengan target 0 PETI,” tutur Syamsul.
AGM juga menjalankan Ekowisata Bekantan PT. Antang Gunung Meratus. “Kami menyelaraskan antara konservasi lingkungan dengan operasional pertambangan secara harmonis (Ekowisata Bekantan),” tambahnya.
“Yang kalah penting, AGM mempersiapkan konsep dan rencana bisnis pasca tambang sehingga aset perusahaan, sumber daya manusia serta kontribusi ekonomi tetap berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syamsul memaparkan Pembangunan Infrastruktur yang Bermanfaat bagi Semua (CSV). Di mana AGM menjadi pionir dalam mendukung pembangunan infrastruktur umum yang mendukung operasional pertambangan berkelanjutan, yaitu:
- Jembatan Kanal Antang, pembangunan Jembatan Penghubung Jalan Nasional melalui skema CSR yang mendukung transportasi batu bara;
- Tunnel Underpass 101, pembangunan terowongan penghubung jalan hauling batubara dibawah Jalan Nasional tanpa mengganggu lalu lintas (inovasi metode jacking system); dan
- Flyover Beramban, pembangunan jalan atas penghubung Jalan Kabupaten di perlintasan jalan hauling Batubara
Program CSR Sebagai Role Model
Pada sesi Presentasi dan Pendalaman, Syamsul pun memaparkan kepada dewan juri bahwa dari program CSR/TJSL unggulan yang dijalankan perusahaan sejak tahun 2023 hingga sekarang, yaitu:
“Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Pulau Kadap Desa Sungai Putting, Pengembangan Ekowisata Bekantan PT. AGM, dan Selamatkan Anak Tapin dari Stunting,” katanya.
Ada sejumlah program tersebut, menurut Syamsul, layak menjadi role model perusahaan lain, yaitu:
- Pengamanan wilayah operasional perusahaan dari bahaya kebakaran (baik karhutla maupun batubara) melalui kerja sama dengan Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Masyarakat setempat menggunakan metode pelestarian kearifan lokal;
- Sebagai perusahaan pionir di Provinsi Kalimantan Selatan dalam Program Penurunan Prevalensi Stunting melalui pendekatan holistic dalam mengatasi akar masalah terjadinya stunting;
- Membentuk departemen khusus Illegal Mining Prevention, yang mengamankan wilayah konsesi dan aset Perusahaan. Sekaligus mengedukasi masyarakat tentang hukum pertambangan, keselamatan pertambangan, kontribusi terhadap pembangunan dan bermitra dengan masyarakat dalam pemanfaatan lahan dan operasional pertambangan.
PT Antang Gunung Meratus (PT AGM) adalah perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Kalimantan Selatan, yang fokus pada kegiatan pertambangan batubara dan berusaha untuk menerapkan praktik pertambangan yang ramah lingkungan.
Perusahaan ini memiliki izin operasi selama 30 tahun sebagai pemegang kuasa PKP2B Generasi ke-2, dengan operasi pertambangan yang meliputi empat kabupaten di Kalimantan Selatan, yaitu Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.
PT AGM juga merupakan bagian dari Baramulti Group, yang merupakan perusahaan publik yang bergerak di industri pertambangan batubara dengan konsesi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur
TOP CSR Awards 2025 adalah kegiatan Pembelajaran Bersama dan Pemberian Penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility yang mengangkat tema “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Pemerintah Asta Cita.”
Kegiatan ini bertujuan, pertama, memberikan apresiasi atau penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang efektif dan berkualitas. Kedua, sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
TOP CSR Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business terbitan PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi CSR, asosiasi bisnis dan Good Corporate Governance, perusahaan konsultan CSR, serta akademisi dari perguruan tinggi.
