Jakarta, TopBusiness – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu inisiatif unggulannya adalah program Desa Berdaya yang mengintegrasikan konsep Electrifying Agriculture demi mewujudkan masyarakat sejahtera dan lingkungan lestari.
Program ini disampaikan oleh Asisten Manajer TJSL PLN UID Banten, Elliza Fajarwati, dalam presentasinya berjudul “Membangun Desa Berdaya melalui Electrifying Agriculture”, Selasa (29/4/2025). Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat ekosistem energi bersih dan pemberdayaan masyarakat secara terencana dan terukur.
“Kami ingin menjadikan listrik sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa. Program ini tidak hanya mendukung produktivitas, tapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan,” ujar Elliza dalam penjurian TOP CSR Awards 2025 secara daring oleh Majalah TopBusiness.
PLN UID Banten saat ini menjalankan dua program unggulan: Desa Berdaya Agrowisata Kopi di Juhut, Pandeglang dan Desa Berdaya Budidaya Ikan di Tigaraksa, Tangerang. Keduanya menggunakan peralatan berbasis listrik untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat UMKM lokal, serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Program Agrowisata Kopi fokus pada pelatihan pertanian kopi, pengembangan UMKM olahan kopi, dan pelestarian budaya lokal. Sementara program Budidaya Ikan menerapkan teknologi bioflok dan hilirisasi produk ikan seperti dimsum dan siomay.
“Nilai Social Return on Investment (SROI) program mencapai 2,41 untuk Agrowisata Kopi dan 2,42 untuk Budidaya Ikan. Ini menunjukkan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat,” tambah Elliza.
Selain itu, PLN juga mengukur kepuasan penerima manfaat melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), yang berada pada kategori sangat memuaskan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa program TJSL PLN UID Banten berjalan efektif dalam mendukung target-target SDGs dan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance).
“Program ini menjadi bagian dari strategi besar PLN dalam menciptakan akses energi yang merata, mendorong digitalisasi, serta mendukung transisi ke energi baru terbarukan di seluruh Indonesia,” pungkas Elliza.
