TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekonomi Sirkular Jadi Fokus CSR Lamipak Indonesia

Fauzi
1 May 2025 | 08:05
rubrik: CSR, Event
Ekonomi Sirkular Jadi Fokus CSR Lamipak Indonesia

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT Lami Packaging Indonesia (Lamipak Indonesia) telah mengikuti sesi penjurian TOP CSR Awards 2025 yang diselenggarakan secara daring, Kamis (24/4/2025) lalu. Diwakili Ahmad Rizalmi, selaku Public Relation and CSR Manager, pada sesi penjurian ini Lamipak Indonesia mengangkat tema ‘Grow Together’.

”Kami yakin perusahaan bertumbuh dan kami punya keinginan perusahaan tumbuh masyarakat juga tumbuh, sama-sama merasakan dan mendapatkan kesejahteraan,” ujar Rizalmi terkait tema yang diangkat pada sesi penjurian ini.

Dikatakan Rizalmi, Lami Packaging sendiri merupakan perusahaan yang berdiri tahun 2007 dan berkantor pusat di China.

”Kita menyediakan produk-produk kemasan, dalam hal ini kemasan atau packaging yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dan juga kita memberikan comprehensive solution dan pelayanan kepada para pelanggan kami, yang notabene adalah pelanggan kami perusahaan juga. Kemudian kami melayani lebih dari 70 country, saat ini angka tepatnya mungkin sekitar 86 country di seluruh dunia,” ungkap Rizalmi seraya mengatakan bahwa perusahaan memiliki visi menjadi pemimpin dunia di dalam industri pengemasan makanan global.

Ada empat nilai perusahaan yang diusung Lamipak Indonesia. “Yang pertama adalah Berfokus Pada Manusia, karena sumber daya manusia menurut kami adalah asset, sehingga kami perlu mengembangkan semua karyawan dan juga mempertahankan lingkungan kerja yang inklusif dan kohesif di mana semua anggota berkolaborasi untuk mencapai kebutuhan bisnis dan pelanggan kami,” jelasnya.

Kemudian, nilai yang diusung adalah Realistik dan Berjiwa Wirausaha. Artinya, kata Rizalmi, bagaimana perusahaan memberikan service yang terbaik kepada pelanggan. “Kemudian kita juga (memiliki nilai) Menjalin Kerja Sama yang Saling Menguntungkan di antara kedua belah pihak, dalam hal ini perusahaan dengan para stakeholder. Kemudian Inovasi Berkelanjutan,” ungkap Rizalmi.

BACA JUGA:   Hutama Karya Group Bantu Warga Korban Gempa Cianjur

Inisiatif CSR  

Untuk diketahui PT Lami Packaging Indonesia mulai melakukan investasinya senilai 200 juta USD dengan pembangunan pabrik pada tahun 2022 dan selesai tahun 2024. Saat ini, ungkap Rizalmi, pabrik Lamipak Indonesia sudah berproduksi secara komersial.

Bicara mengenai kebijakan dan strategi CSR, Rizalmi menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen yang sama dengan Pemerintah Republik Indonesia berkaitan dengan 4 Pilar Visi Indonesia 2045, mencakup:

·         Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

·         Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan;

·         Pemerataan Pembangunan;

·         Pemanfaatan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.

“Di mana empat pilar ini juga menjadi bagian yang kami lakukan untuk menjalankan program CSR,” tandas Rizalmi.

Selain itu, dalam menjalankan CSR, Lamipak Indonesia juga mendasarinya dengan teori Triple-P (People, Planet, Product). “Sehingga program-program CSR kami akan menjangkau ketiga aspek tersebut,” tegasnya.

Lamipak Indonesia memiliki dua desa untuk melakukan program CSR-nya, yaitu Desa Julang dan Desa Bakung.

”Secara demografi masyarakat mereka bekerja serabutan lebih banyak 55%, kemudian PNS 5%, buruh sekitar 30% karena di sini daera kawasan industri, dan sisanya adalah petani dan yang lain-lain. Jadi secara pemetaan kami, di sini kami akan melakukan beberapa program-program di antaranya adalah program yang bersifat ekonomi sirkular. Kenapa ekonomi sirkular penting, karena memang di sini kami lihat temporary worker di sini rentan dalam hal ini kebetulan juga menjadi tetangga kami, dan kami melakukan kerja sama dengan pemerintah desa. Kemudian juga program pendidikan, kami juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan juga program lain-lain,” jelas Rizalmi.

Secara sistem, CSR yang dijalankan Lamipak Indonesia disebut telah memiliki SOP dengan mengadopsi ISO 26000 yang dijalankan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi program.

BACA JUGA:   MedcoEnergi Berdayakan Masyarakat

Adapun untuk program CSR unggulan yang dijalankan. Pertama, adalah program di bidang lingkungan, yakni berupa Program Kampung bersih. ”(Program ini) dimulai dengan perlombaan, lalu kemudian setelah perlombaan dilakukan dengan pendampingan-pendampingan. terutama bagaimana memiti9gasi potensi banjir, karena di sini banyak pembuangan sembarangan, sehingga saluran-saluran drainase itu tersumbat dan akhirnya ada banjir,” ujar Rizaldi.

Kemudian ada juga program yang berkaitan dengan aktivitas memilah dan memilih sampah-sampah, baik yang organik maupun non organik.

Selanjutnya, kata Rizalmi, ada juga Program Workshop Paper Waste Become Paper Craft (Limbah kertas menjadi kerajinan kertas). Dalam hal ini perusahaan bekerja sama dengan pemerintah dalam hal ini sekolah-sekolah untuk bagaimana mengembangkan paper waste ini menjadi barang-barang yang bermanfaat.

“Kemudian kami juga kami melakukan program bidang kesehatan, yaitu Sunatan Massal untuk anak-anak. Dan di bidang pendidikan kami mendukung sekolah yang mengikuti olimpiade, dalam hal ini olimpiade olahraga dan juga olimpiade mata pelajaran seperti Ilmu Pengetahuan, Matematika dan lain-lain,” lanjutnya.

Selain itu, Lamipak Indonesia juga melakukan program Community Competency Development Program Through Training & Business Group, dalam kaitannya dengan ekonomi kreatif atau sirkular economy.

“Karena prinsipnya kami tidak mungkin bisa menyerap seluruh pengangguran di sini, di samping itu juga tantangan kami adalah karena kami industri baru di bidang packaging, belum ada kompetensi yang spesifik untuk jurusan ini, dan juga ada keterbelakangan pendidikan di masyarakat sekitar. Sehingga ketika open recruitment banyak sekali yang memang belum bisa memenuhi standar kami,” tandasnya.

Oleh karena itu, perusahaan mencoba mencari alternatif solusi melatih mereka menjadi tenaga ahli atau tukang service AC (air conditioner), dengan memberikan kepada mereka donasi berupa alat-alat service AC. “(Sehingga) mereka bisa melakukan mobile service dan memiliki pekerjaan dari situ. Kemudian juga kami memberikan order pekerjaan untuk perawatan AC di pabrik atau di gedung kami, bekerja sama dengan kontraktor atau vendor AC perawatan gedung yang sudah bekerja sama dengan kami,” kata Rizalmi.

BACA JUGA:   Lingkungan, Sosial Ekonomi, dan Pendidikan Jadi Aspek Utama Sasaran Program CSR Bungasari Flour Mills

Program lain yang dijalankan, yakni masih berkaitan dengan limbah kertas, dalam hal ini perusahaan membentuk ekstrakurikuler di sekolah guna mendorong sekolah untuk mengolah limbah.

“Karena sebelumnya kami sudah memberikan training mengenai recycle paper dan juga bagaimana seni kreasi di bidang kerajinan kertas bekerja sama dengan paper craft expert di Indonesia,” tutupnya. 

Editor: Busthomi

Tags: Lamipark IndonesiaPT Lami Packaging IndonesiaTOP CSR Awards 2025
Previous Post

Kejar Target Lifting Migas, Menteri ESDM Kunjungi PHM dan Eni Indonesia

Next Post

Hasnur Riung Sinergi site Bhumi Rantau Energi Finalis TOP CSR Awards 2025, Bawakan Program “Sinergi Mengajar”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR