Jakarta, TopBusiness – PT Hasnur Riung Sinergi site Bhumi Rantau Energi (HRS BRE) untuk pertama kalinya mengikuti TOP CSR Awards sekaligus menjadi kandidat meraih penghargaan/Finalis TOP CSR Awards 2025. HRS BRE punya program CSR unggulan, yaitu “Sinergi Mengajar” berupa program CSR bidang ketenagakerjaan. Tujuannya untuk menurunkan komplain ketenagakerjaan di desa ring 1 HRS BRE di Rantau, Kab. Tapin, Kalimantan Selatan.
Tim dari HRS BRE telah mengikuti Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2025, secara online, Rabu, 30/04/2025 dengan membawakan materi yang memaparkan “Sinergi Mengajar” sebagai program CSR bidang ketenagakerjaan. Anggota tim yaitu: Mahrian Noor selaku HCGS Dept Head, Taufiq Affandi selaku CSR GL, dan Khaerullah Azhar selaku CSR officer.
Program CSR “Sinergi Mengajar” berfokus pada peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan, pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri masyarakat desa ring 1 untuk mencetak kandidat yang ready to work/talent ready, tidak hanya di perusahaan tambang, tetapi juga dunia kerja secara umum.
“Sinergi Mengajar dijalankan Januari-Juli 2023 di 4 lokasi ring 1 yaitu Desa Baramban, Desa Bitahan Baru, Desa Ayunan Papan, dan Kelurahan Bitahan di Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan,” ujar Khaerullah Azhar.
Bertindak selaku Dewan Juri: Peggy Arnolia (CFCD), Nurdizal Rachman (Corebest Indonesia), E. Kurniawan (IEC), dan Dwinda Ruslan (Yayasan Pakem).
TOP CSR Awards 2025 adalah kegiatan Pembelajaran Bersama dan Pemberian Penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility yang mengangkat tema “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Pemerintah Asta Cita.”
Kegiatan ini bertujuan, pertama, memberikan apresiasi atau penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang efektif dan berkualitas. Kedua, sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
TOP CSR Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business terbitan PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi CSR, asosiasi bisnis dan Good Corporate Governance, perusahaan konsultan CSR, serta akademisi dari perguruan tinggi.
Profil Hasnur Riung Sinergi
Pada sesi Presentasi dan Pendalaman, tim HRS BRE menjelaskan kepada dewan juri bisnis utama perusahaan sebagai Jasa Kontraktor Pertambangan nasional.
“Hasnur Riung Sinergi beroperasi di 6 lokasi site pertambangan batu bara, yaitu 3 di Kalimantan Selatan (Antang Gunung Meratus, Energi Batubara Lestari, dan Bhumi Rantau Energi), dan 3 di Kalimantan Timur (Fajar Anugerah Dinamika, Berau Coal, dan Kaltim Prima Coal)” jelas Azhar.
“HRS menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik (GMP), keselamatan pertambangan, mengupayakan kelestarian lingkungan dan mengembangkan Hasnur Riung Sinergi Integrated Management System (HIMS) yang berfungsi sebagai sebuah sistem dengan mengacu kepada persyaratan Internasional (ISO 9001, ISO 14001 dan ISO 45001) maupun persyaratan nasional (SMK3 dan SMKP), serta kondisi isu internal dan eksternal yang berhubungangan dengan operasional Perusahaan,”
“Kami berada di site Bhumi Rantau Energi di Rantau, Kab. Tapin, Kalimantan Selatan. Dengan lokasi ring 1 yaitu Desa Baramban, Desa Bitahan Baru, Desa Ayunan Papan, dan Kelurahan Bitahan,” kata Azhar.
Lebih lanjut, ia menegaskan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan premium Mining Contractor handal yang memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).
Program CSR Unggulan“Sinergi Mengajar”
Kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, Taufiq Affandi memaparkan bahwa HRS site BRE telah menjalankan program CSR yaitu “Sinergi Mengajar” berupa program CSR bidang ketenagakerjaan.
Tujuan program untuk menurunkan komplain terkait ketenagakerjaan di desa ring 1 HRS BRE di Rantau, Kab. Tapin, Kalimantan Selatan, yaitu Desa Baramban, Desa Bitahan Baru, Desa Ayunan Papan, dan Kelurahan Bitahan.
Ia menjelaskan latar belakang digagasnya program tersebut, “Banyaknya komplain masyarakat di desa ring 1, terkait ketenagakerjaan Ini karena sangat kurangnya serapan yang dilakukan perusahaan terhadap masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ungkap Taufiq.
“Akibatnya, masyarakat sering melakukan gangguan yang menyebabkan penutupan operasional perusahaan (produksi) dengan tuntutan meminta pekerjaan. Contohnya, peristiwa gangguan sampai penghentian aktivitas operasi perusahaan pada 21 Januari 2023, di Kelurahan Bitahan. Peristiwa itu mengakibatkan loss opportunity sebesar Rp43.200.000,-“ imbuhnya.
Solusinya, HRS site BRE melaksanakan program Sinergi Mengajar bertempat di Kantor Community Development Hasnur Group. Dengan 40 peserta dari 4 desa ring 1 HRS site BRE. Program berlangsung selama 3 hari: 2 hari in class, 1 hari kunjungan lapangan ke site.
Program CSR ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan baru di desa ring 1 agar siap memasuki dunia kerja (talent ready) melalui pelatihan soft skills in class dan kunjungan lapangan.
Diharapkan program CSR ini dapat mendukung sustainable PT HRS melalui hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat desa ring 1 sehingga dapat mengurangi risiko konlik terutama konflik ketenagakerjaan.
Tim CSR berkolaborasi dengan tim HC, Plant, dan SHE melaksanakan Program Sinergi Mengajar sekaligus memonitoring pelaksanaan program tersebut, sebagai berikut:
- Memberikan materi alur rekrutmen secara umum kepada para peserta Sinergi Mengajar;
- Memberikan materi tips dan trik dalam menghadapi interview, psikotes, dan MCU dalam proses rekrutmen sebuah Perusahaan;
- Memberikan materi terkait soft skill yang dibutuhkan di dalam dunia kerja;
- Memberikan materi K3 secara umum;
- Memberikan materi alat-alat yang dioperasikan di pertambangan; dan
- Melaksanakan kunjungan lapangan untuk melihat aktivitas pertambangan batubara secara umum.
“Hasilnya, setelah pelaksanaan program, maka komplain terkait ketenagakerjaan, dari sebelumnya 15, menurun drastis bahkan jumlahnya 0,” ungkap Taufiq.
“Bahkan, melalui Program Sinergi Mengajar dapat dilakukan pengendalian resiko gangguan eksternal dalam hal menjaga teritorial project untuk tetap aman dan kondusif di sisi ketenagakerjaan.”
“Yang tak kalah penting, meningkatnya kompetensi SDM di desa ring 1 HRS site BRE.”
Dari sisi penyerapan alumni Program Sinergi Mengajar, “40 persen bekerja di HRS site BRE, sisanya 60 persen tersebar menjadi PNS, bekerja di perusahaan lain, MSU, dll,” tutur Taufiq.
Ke depannya, Program Sinergi Mengajar akan dikembangkan. Jangka pendek, memperluas scope sasaran program Sinergi Mengajar. Tidak hanya terbatas di desa ring 1 perusahaan, tapi mencakup pada level Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kab. Tapin melalui Balai Latihan Kerja.
Jangka menengah, membuat Master Plan Project CSR yaitu “Pohon Sinergi Mengajar” sebagai acuan pelaksanaan program pengembangan pemberdayaan masyarakat. Sebagai upaya mendukung program pemerintah dan menjadi standar HRS site BRE selain Objective Target Program (OTP) dan Key Performance Indicator.
Jangka panjang, menjajaki kerja sama dengan Politeknik Hasnur Banjarmasin sebagai tindak lanjut Progam Sinergi Mengajar yang sudah berjalan mengenai kemungkinan peserta dari Sinergi Mengajar akan mendapatkan beasiswa di Politeknik Hasnur Banjarmasin.
Program CSR lainnya yang telah dijalankan HRS site BRE, yaitu: Program peningkatan ekonomi desa: Sinergi Mengajar bidang ekonomi = SMAction E Synergy “Sinergi Mengajar in Action Economic Synergy”.
Program kesehatan: Sinergi Mengajar bidang Kesehatan yaitu CILUKBA “Cium Peluk dan Beri Asupan”. “Kami melaksanakan pelatihan bagi kader Posyandu di Desa Baramban dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas mereka dalam menjalankan Program Intervensi Gizi serta Edukasi Kesehatan bagi Ibu dan Anak secara lebih efektif dan berkelanjutan,” tutup Taufiq.
