TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bisnis Infrastruktur HK Semakin Kinclong, Kemasan Pemberdayaan Masyarakat Semakin Apik

Albarsyah
2 May 2025 | 15:44
rubrik: Event
Bisnis Infrastruktur HK Semakin Kinclong, Kemasan Pemberdayaan Masyarakat Semakin Apik

foto: hutamakarya.com

Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) atau disingkat HK merupakan perusahaan infrastruktur yang andal dalam melakukan bisnis dengan apik dan tak ketinggalan memiliki tangung jawab sosial dalam membangun perekonomian masyarakat di sekitar lingkar operasi, melalui peningkatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) unggul.

Agus K selaku Manager TJSL, pihaknya mendapatkan amanat dari Kemen BUMN dan menjalankan program Asta Cita Presiden Prabowo agar HK bisa meningkatkan kemampuan UMKM sehingga menembus pasar global.

“Sudah ada beberapa produk unggulan UMKM yang kami bina bisa menembus pasar ekspor. Seperti, produk kain tradisional di Sumatera Selatan dan Sumetra Barat”, tegasnya kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, Selasa (29/4/2025), yang didampingi tim CSR yaitu Fransiska Naibaho, Intan Savitri, Mohamad Afgan, Radityo Prayata.

Sebagaimana diketahui, kinerja perusahaaan terus bertumbuh dengan apiknya. Tahun 2024, pendapatan sebesar Rp 31,07 triun dan laba bersih Rp 2,4 triliun. Tentunya, HK sebagai perusahaan infrastruktur yang termasuk sehat, dan memiliki tangung jawab sosial dalam membangun perekonomian masyarakat di sekitar lingkar operasinya.

Disebutkan Agus, pihaknya memiliki unit pengelolaan sampah di rest area 215B dan 277A Tol TBPPKA. Ini sejalan dengan bisnis perusahaan yang bergerak di sektor jalan tol, pembangunan rest area menjadi hal penting yang harus disediakan oleh pengelola. “Namun seiring dengan perkembangan rest area, peningkatan jumlah sampah juga berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan, khususnya, sampah organik. Untuk menjawab tantangan tersebut, Unit TJSL bersama-sama dengan Divisi Operasi Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) HK menghadirkan UPS pertama di rest area jalan tol Indonesia. Metode yang digunakan untuk mengelola sampah ini adalah BSF (Black Soldier Fly) Maggot yaitu larva/belatung yang berasal dari telur serangga lalat yang bernama BSF,” kata dia.

BACA JUGA:   CSR Indah Kiat Adopsi SRV dan CSV

Perusahaan memiliki program CSR unggulan tahun 2023-sekarang.  Seperti, konservasi Gajah Sumatera. Latar belakang program karena, kebutuhan adanya jalan tol di Pekanbaru – Dumai untuk menstimulus perkembangan ekonomi. Lalu, banyaknya satwa lindung (endangered species) di wilayah Sumatera, khususnya, Provinsi Riau. Kemudian, pergerakan gajah per hari sampai dengan 20 Km2. Dan, terjadinya penurunan populasi Gajah Sumatera.

Dikatakan, penyediaan underpass perlintasan gajah (UPG) di 5 titik pada tol ruas Pekanbaru – Dumai dilakukan karena terputusnya jalur gajah akibat pembangunan jalan tol, area tol berada di dalam area kantung gajah dan di antara 3 Suaka Margasatwa, dan adanya mobilisasi gajah melewati area di sekitar tol tersebut.

Selain itu, tujuan dari adanya konservasi ini adalah untuk menjaga keselamatan dan kelestarian Gajah Sumatera, pengguna jalan tol, dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian Gajah Sumatera.

Dampak positif dari adanya program ini yang dirasakan oleh stakeholders. Pertama, pembangunan jalan tol tidak mengganggu aktivitas perpindahan alami gajah. Kedua, mengurangi fragmentasi kantong gajah akibat pembangunan jalan tol. Ketiga, mengurangi risiko kecelakaan akibat melintasnya gajah di jalan tol. Keempat, munculnya penelitian baru mengenai perilaku Gajah Sumatera yang melintas pada perlintasan gajah. Kelima, meningkatnya awareness masyarakat mengenai Gajah Sumatera. Keenam, meningkatkan nilai positif perusahaan yang mendukung sinergi antara pembangunan dengan kelestarian lingkungan.

Lalu, pengelolaan limbah konstruksi, seiring dengan operasional bisnis di sekitar JTTS. Menurut Agus, HK bersama anak perusahaan yaitu PT Hakaaston menginisiasi program pemanfaatan limbah filler dalam pembuatan paving block.

“Pemanfaatan limbah ini diolah dari produksi hotmix di Asphalt Mixing Plant (AMP) yang memproduksi hotmix untuk kebutuhan pemeliharaan jalan tol. Filler atau sisa debu overflow ini dimanfaatkan untuk pembuatan paving block dan batako. Produk paving block dan batako ini dikerjakan secara gotong-royong oleh masyarakat pekerja kreatif di Desa Sejaro Sakti. Hasil pengolahan limbah digunakan untuk merenovasi sekolah SDN 002 Sejaro Sakti yang membutuhkan lapangan sekolah sebagai tambahan sarana prasarana pendidikan,” ungkap dia.

foto: hutama karya.com

Selain, pengembangan UMK di Jalan Tol Trans Sumatera melalui pelaksanaan program Pengembangan UMK yang sudah dilakukan pada area Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Perusahaan melakukan pendampingan intensif UMK Rest Area 215B. Peserta terdiri dari 10 UMK Rest Area 215B. “Dilaksanakan pendampingan selama 6 bulan dengan materi pelatihan yaitu pengemasan produk, promosi produk, NIB online, dan inovasi pengembangan usaha, serta alternatif permodalan usaha,” ungkap Agus.

BACA JUGA:   Jalankan CSR, Baznas Usung Prinsip 3A dan Sasar 5 Tujuan

Kemudian, Sentra Kriya Ogan Ilir Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan adalah salah satu daerah pengrajin terbesar di Sumatera Selatan, tidak hanya pengrajin tenun maupun pengrajin logam berupas emas, perak, aluminium, dan tembaga menjadi perhiasan dan barang-barang kebutuhan rumah tangga. “Hutama Karya memberikan bantuan berupa alat produksi dan pelatihan keterampilan untuk menyepuh perak dan tembaga. Diikuti oleh 30 orang pengrajin yang berada di bawah naungan KUB Karya Usang Sungging,” papar Agus.

Selain, HK mendukung pelestarian kain tradisional khas Ogan Ilir yaitu Kain Gebeng dengan memberikan dukungan fasilitas ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) dan pembuatan produk olahan dari Kain Gebeng tersebut seperti, tas, pakaian, dan pernak-pernik oleh-oleh.

Ada juga, HK Mengajar. Tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk melakukan pemberdayaan sosial masyarakat di sekitar aktivitas operasional perusahaan. Kemudian, berbagi pengetahuan dan pengalaman relawan yang beraasal dari internal Hutama Karya. Meningkatkan branding positif Hutama Karya di masyarakat. Serta, character building anak-anak usia sekolah untuk memiliki pola pikir dan berperilaku positif dalam hubungan sosial bermasyarakat.

Tags: PT Hutama Karya
Previous Post

Andalkan Program Ini, CSR Asabri Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Next Post

IHSG di Akhir Pekan Berlabel Hijau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR