Jakarta, TopBusiness—Dalam hal aliran modal asing di pasar saham dan surat berharga, nonresiden tercatat lebih banyak aksi jual ketimbang aksi beli, di awal 2025 hingga 30 April 2025. Di periode itu, nonresiden tercatat jual neto senilai Rp49,56 triliun di pasar saham. Dan mereka menjual neto Rp12,05 triliun di SRBI (Sertifikat Rupiah Bank Indonesia).
Hal itu dijelaskan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny, di Jakarta, kemarin sore.
Sementara, di periode itu, nonresiden di pasar SBN (surat berharga negara) lebih banyak menggelar aksi beli. Ramdan menjelaskan bahwa nonresiden mencatatkan beli neto SBN senilai Rp23,01 triliun pada periode tersebut.
Ia pun menjelaskan bahwa Premi CDS Indonesia 5 tahun, per 1 Mei 2025, sebesar 97,18 bps. Angka ini naik dibandingkan dengan 25 April 2025 sebesar 93,98 bps.
