TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Minggu Ini, Analis Jagokan Saham dan Reksa Dana Apa?

Achmad Adhito
5 May 2025 | 09:34
rubrik: Capital Market
Hari Ini, Transaksi Saham Bernilai Rp 6,7 Triliun

Bursa Efek Indonesia (Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Analis dari Indo Premier Sekuritas (Ipot), Imam Gunadi, pagi ini memberikan rekomendasi mingguan untuk investor saham. Dalam riset terbaru yang diterima pagi ini oleh Majalah TopBusiness, ia mengatakan: Berbicara tentang potensi market pada perdagangan 5-9 Mei 2025, trader perlu mencermati sejumlah sentimen global dan domestik berikut ini.

Dari global, Imam meminta para trader memantau suku bunga The Fed atau FFR. Di pekan ini The Fed akan mengumumkan kebijakan moneternya terkait suku bunga.

Konsensus memproyeksikan bahwa The Fed masih akan menahan suku bunganya di angka 4,5%. Hal ini tentu karena tingkat inflasi yang masih berada di atas target The Fed yaitu 2%.

“Namun tidak menutup kemungkinan, berdasarkan data yang rilis di pekan kemarin bisa saja memberikan kejutan pasar, apalagi setelah data GDP AS pada Q1 terkontraksi,” kata dia.

Selanjutnya dari domestik, ada dua sentimen yang wajib diperhatikan, yakni Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal I-2025 dan Indonesia Consumer Confidence (April 2025).

Terkait Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal I-2025, pada pekan ini Badan Pusat Statistik akan merilis data pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2025. Konsensus menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan turun ke 4,91% (yoy/year on year).

Proyeksi penurunan ini tentunya tidak terlepas dari perlambatan ekonomi global yang disebabkan oleh perang dagang dan menguatnya USD-IDR. Penguatan USD terhadap Rupiah juga membuat dilema Bank Indonesia antara harus memangkas suku bunga atau menahan suku bunganya.

Selanjutnya terkait Indonesia Consumer Confidence (April 2025), Indonesia Consumer Confidence layak dipantau karena pertumbuhan Indonesia porsi paling besar masih berasal dari consumption. Pada periode sebelumnya, Indonesia Consumer Confidence turun dari berbagai sisi.

BACA JUGA:   Indo Premier Usia 20, Ini Resep Pertumbuhannya

Merespons suasana pasar berdasarkan sentimen terkini di atas, Imam merekomendasikan sejumlah saham dan reksa dana saham yang berpotensi cuan pekan ini.

  1. Buy on pullback EMTK (Entry 570-575, Target 600, SL <555). Kinerja yang baik dari EMTK pada Q1 dan efisiensi di sektor media yang dapat memperbesar margin keuntungan EMTK dinilai dapat menjadi motor penggerak EMTK. Selain itu, EMTK juga bukan sektor yang terlalu terdampak dengan adanya perang dagang ini.
  2. Buy on pullback CNMA (Entry 147-149, Target 158, SL <142). Meskipun pada Q1 kinerja CNMA merugi, namun pada awal Q2 khususnya April 2025, CNMA mencatatkan rekor 14 juta penonton yang dapat membuat kinerja berbalik pada Q2 nanti, hal ini juga menggambarkan bahwa sektor ini tidak terlalu terpengaruh oleh perlambatan ekonomi global.
  3. Buy on breakout ANTM (Entry 2310-2340, Target 2450, SL <2240). Meskipun harga emas global sudah mulai menurun, namun perlambatan ekonomi AS dinilai dapat membuat USD kembali melemah terhadap XAU, selain itu juga kinerja ANTM yang diproyeksi akan solid di tahun ini serta catatan akumulasi asing akan menjadi motor penggerak kenaikan lanjutan untuk saham ANTM.
  4. Buy on pullback Reksa Dana Saham Premier ETF PEFINDO i-Grade (XIPI) (Entry 200-203, Target 210, SL <196). Di tengah perlambatan ekonomi, likuiditas merupakan faktor yang sangat penting, dengan sehatnya likuiditas perusahaan akan dapat bertahan di tengah guncangan ekonomi global, salah satu yang dapat diperhatikan adalah Power Fund Series (PFS) XIPI yang isinya adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai kemampuan membayar utang dan kesehatan keuangan yang baik.
Tags: Indo premier sekuritasipotrekomendasi saham mingguan
Previous Post

RI Masuk 12 Besar Global Nilai Tambah Manufaktur

Next Post

Minat Masyarakat Menabung Pascalebaran Meningkat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR