Jakarta, TopBusiness – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya tampil memukau dalam ajang bergengsi Top CSR Award 2025 dengan mempresentasikan program unggulan bertajuk “Tepian Salira Biru – Integrated Plastic Management & Blue Economy”. Program ini bukan hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir di sekitar Pantai Salira.
Program ini disampaikan langsung oleh Nur Khoiriyah, Manajer Administrasi UBP Banten 1 Suralaya, yang menjelaskan bagaimana strategi pengelolaan sampah plastik terintegrasi mampu mencegah kerugian operasional sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Kami tak ingin hanya menjadi perusahaan penyedia listrik, tetapi juga mitra pembangunan masyarakat. Melalui Tepian Salira Biru, kami ingin hadir sebagai solusi nyata atas permasalahan lingkungan dan ekonomi di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Nur Khoiriyah saat memaparkan program di hadapan dewan juri TOP CSR Awards 2025 secara online oleh Majalah TopBusiness, Selasa, 6 Mei 2025.
Pantai Salira selama ini kerap menghadapi permasalahan serius akibat timbunan sampah plastik yang mencemari perairan dan bahkan menyumbat saluran intake air laut milik pembangkit. Hal ini sempat menyebabkan derating hingga 580 MWh — setara dengan potensi kerugian lebih dari setengah miliar rupiah.
Melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan swasta, program “Tepian Salira Biru” menghadirkan solusi inovatif seperti:
- Bank sampah digital
- Konversi plastik menjadi BBM melalui pirolisis
- Pengembangan ekowisata bahari
- Edukasi konservasi laut ke generasi muda
Tak hanya lingkungan yang mendapat manfaat, program ini juga mendorong ekonomi biru yang inklusif. Lebih dari 150 ton sampah berhasil dimanfaatkan setiap bulannya. Nelayan mitra binaan merasakan langsung peningkatan pendapatan, bahkan hingga Rp4,5 juta per bulan.
“Kami percaya bahwa masyarakat yang sejahtera akan lebih mendukung keberlangsungan operasional pembangkit. Inilah wujud nyata dari visi kami untuk menjadi perusahaan listrik global yang berkelanjutan,” tambah Nur Khoiriyah.
Program ini pun mendapat pengakuan nasional dengan raihan Proper Emas tiga tahun berturut-turut (2022–2024) serta berbagai penghargaan di bidang CSR dan lingkungan.
Lebih jauh, “Tepian Salira Biru” selaras dengan visi Community Development UBP Banten 1 Suralaya, yakni mendukung kesejahteraan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. Hal ini juga mendukung misi nasional dalam ekonomi biru dan transisi energi hijau sebagaimana diusung dalam program prioritas Asta Cita Kabinet Merah Putih.
Dengan perhitungan Social Return on Investment (SROI) mencapai 1:1,91, program ini terbukti efektif dan berdampak tinggi. Indeks kepuasan masyarakat juga sangat tinggi di angka 3,89 dari 4.
Melalui semangat tanggung jawab sosial yang kuat, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya membuktikan bahwa industri dan lingkungan bisa tumbuh bersama – berdaya, lestari, dan membawa harapan.

Home Credit Dorong Literasi Keuangan & Digital, Komitmen Bangun Inklusi Finansial Berkelanjutan – TopBusiness