TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Raksasa Migas AS, Chevron Berhasrat Masuk Lagi ke Indonesia

Albarsyah
19 May 2025 | 10:20
rubrik: Business Info
Chevron Gaet Penghargaan dari ITB

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa “raksasa” minyak dan gas bumi (migas) kelas dunia asal Amerika Serikat (AS), yakni Chevron berpotensi kembali masuk dalam proyek hulu migas di Tanah Air, setelah beberapa tahun lalu memutuskan hengkang.

Wakil Menteri ESDM Yuliot tak menampik bahwa salah satu pemain migas global kelas kakap yakni Chevron akan kembali ke Indonesia. Hal tersebut menyusul rencana pemerintah yang tengah mempercepat proses lelang untuk 30 wilayah kerja (WK).

“Ya ini ‘kan kita lagi mempercepat proses lelang untuk 30 wilayah kerja. Jadi ini segera kita lakukan lelang Jadi salah satu pemain global itu adalah Chevron Ya mungkin mereka juga akan kembali,” kata Yuliot ditemui Gedung Kementerian ESDM, Jumat (16/5/2025).

Selain itu, Yuliot mengatakan bahwa perusahaan asal AS tersebut juga mempunyai sejarah panjang dalam industri hulu migas RI. Oleh karena itu, ia menyambut baik jika Chevron kembali masuk berinvestasi di Indonesia. “Ya kan mereka juga cukup lama dan juga punya pengalaman cukup di bidang hulu migas ya,” kata dia.

Sementara, Plh Dirjen Migas Tri Winarno menegaskan bahwa masuknya Chevron dalam industri hulu migas RI menjadi bukti bahwa Indonesia masih menarik. Terutama untuk perusahaan kelas kakap dunia. “Yang jelas kan kalau Chevron masuk kan berarti memang migas di Indonesia masih cukup menarik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) resmi mengakhiri kegiatan eksplorasi maupun produksi minyak di Blok Rokan pada 2021 lalu dan menyerahkannya ke Pertamina. Setelah itu, perusahaan juga memutuskan untuk melepaskan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di Kalimantan Timur.

BACA JUGA:   Zettagrid Indonesia  Dukung Platform MASTEL Digital Academy
Tags: chevron indoasia
Previous Post

Implementasi ESG: HKA Lakukan Konversi Energi untuk Produksi yang Lebih Bersih dan Efisien

Next Post

ESDM Kaji Mandatori Nasional Bioetanol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR