Jakarta, TopBusiness – PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebagai perusahaan infrastruktur jalan tol dan mengelola operasionalnya di Pulau Jawa dan Sumatra, piawai dalam mengelola bisnis proses, dan menciptakan pengembangan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Sebagaimana diketahui, perusahaan ini berstatus BUMN dan terbuka karena tercatat di lantai PT Bursa Efek Indonesia. Dalam hal tata kelola, perseroan sangat apik karena, terus bertumbuh memberikan laba kepada pemegang saham.
Tak berhenti di situ saja, emiten dengan kode perdagangan JSMR itu tidak hanya cakap dalam mengelolh bisnis operasional tol, tetapi mampu mengemas program kepedulian perusahaan guna membangun perekonomian masyarakat di lingkar operasional.
Ditegaskan Corcom and Community Development Group Head, Lisye Octaviana, pihaknya memiliki beberapa program unggulan CSR yang berdampak besar terhadap masyarakat.
Pertama, Taman Lalu Lintas Rest Area Travoy KM 519A CID. Taman Lalu Lintas 519A di Rest Area Travoy Km 519A adalah program CSV Jasa Marga yang berfungsi sebagai taman bermain dan edukasi lalu lintas bagi anak-anak. Taman ini mengajarkan disiplin berkendara sejak dini serta menjaga mood anak tetap ceria selama perjalanan. Dengan fasilitas ini, orang tua dapat beristirahat sementara anak-anak bermain saat mampir di rest area.
Kedua, Program Beasiswa Pendidikan Putra Putri TNI-Polri Wilayah Yogyakarta CID. PT Jasa Marga mendukung pendidikan melalui Program Beasiswa Pendidikan bagi putra-putri TNI dan Polri di wilayah Yogyakarta. Inisiatif ini bertujuan memberikan akses pendidikan lebih baik, serta meringankan beban finansial keluarga penerima manfaat. Dengan adanya program ini, Jasa Marga berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing tinggi.
Ketiga, Gerakan Penanaman 100.000 Bibit Pohon CID. Program penanaman bibit pohon bertujuan mengurangi polusi udara dan mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui penyebaran bibit serta partisipasi masyarakat. Selain, penanaman pohon diharapkan dapat meningkatkan pelestarian lingkungan dan penghijauan, khususnya di rest area.
Keempat, Biopori Desa Binaan Lingkungan Akses Patimban CID. Jasa Marga melalui PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) menggelar program TJSL di desa binaan sekitar Jalan Tol Akses Patimban untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Program ini mencakup bantuan biopori, bibit pohon, serta pelatihan pengelolaan sampah dari ahli UGM. Diharapkan, program ini membantu mengurangi banjir serta meningkatkan kualitas tanah dan air di area terdampak konstruksi tol.
Kelima, Water Treatment di Rest Area KM 519A CID. Water Treatment di Rest Area KM 519A adalah fasilitas pengolahan air limbah dalam program CSV Jasa Marga. Fasilitas ini memproses air limbah agar dapat digunakan Kembali, serta mengurangi kontaminasi lingkungan dari limbah manusia, sisa makanan, minyak, sabun, dan bahan kimia. Penerapannya di rest area bertujuan meminimalisir pencemaran yang berbahaya bagi kesehatan.
Keenam, Program Modernisasi Pertanian CID. Program Modernisasi Pertanian adalah inisiatif Jasa Marga dan PT Jasamarga Yogja Solo berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam penyediaan pupuk organik cair, bio dekomposer, serta sosialisasi modernisasi pertanian dan pengolahan limbah pertanian. Program ini bertujuan menjamin produksi pangan berkelanjutan, menerapkan pertanian tangguh, serta meningkatkan produktivitas. Jasa Marga dan PT JMJ menyalurkan 2.000 liter pupuk cair, 200 kg bio dekomposer, 4 mesin pencacah limbah, dan 1 drone ke Desa Kuwiran, Boyolali, guna mempermudah pemberian pupuk serta mendukung pemanfaatan limbah panen menjadi pupuk organik.
Ketujuh, Dukungan PUMK Rest Area KM 88B Cipularang CID. Jasa Marga mendukung UMKM mitra binaannya dengan menyediakan fasilitas di Rest Area Travoy serta memberikan bantuan berupa alat kebersihan, perlengkapan makan, dan tempat sampah. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan penjualan UMKM serta mendorong perekonomian masyarakat di sekitar jalan tol.
Delapan, Bantuan TJSL di Rest Area Jasa Marga Group CID. Jasa Marga Group menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di rest area yang mereka kelola. Bantuan ini mencakup berbagai fasilitas penunjang, seperti perlengkapan kebersihan, sarana pendukung usaha bagi UMKM, serta inisiatif lain yang bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di lingkungan jalan tol”, tegas Lisye kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, Senin, (19/5/2025).
Ditambahkan Lisye, telah menerapkan ISO 26000, Creating Shared Value (CSV), dan juga mendukung suksesnya Program ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto. “Selain, program CSR dan TJSL yang telah diamanatkan oleh Kementerian BUMN melalui prinsip-prinsip Budaya AHLAK, serta turut menjalankan ESG berkelanjutan,” pungkasnya.
