Jakarta, BusinessNews Indonesia—Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama gugus media BUMN yang tergabung dalam National Publishing and News Corporation (NPNC) akan menggelar Indonesia Business and Development Expo 2017 (IBD Expo 2017).
Dengan mengusung tema “Sinergi Indonesia Hebat”, ajang tahunan ini akan berlangsung di JCC Senayan, Jakarta, pada 20–23 September 2017.
Sebanyak 95 BUMN akan menampilkan beragam produk-produk mereka dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, sekitar 100 perusahaan swasta nasional dan internasional (Singapura, Tiongkok, dan Malaysia) pun ikut meramaikan IBD Expo 2017.
Menariknya, selain memamerkan beberapa produk-produk terbaru milik BUMN, dalam rangkaian kegiatan IBD Expo 2017 ini sejumlah BUMN juga mengadakan bursa lowongan kerja.
“Jadi nanti juga akan ada BUMN Carrier Opportunity. Sampai saat ini sudah ada 22 BUMN yang menyatakan siap membuka lowongan kerja di sini,” kata Ketua Pelaksana IBD Expo 2017, Hempi Prajudi, dalam keterangan resminya kepada Majalah BusinessNews Indonesia, Rabu (13/9/2017).
Adapun BUMN yang membuka lowongan pekerjaan tersebut antara lain, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Balai Pustaka (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk, PT Angkasa Pura I (Persero), AirNav Indonesia (Persero). Jumlah ini, kata Hempi, diperkirakan akan bertambah seiring mendekati pelaksanaan IBD Expo 2017 berlangsung nanti.
Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Kementerian BUMN Devy Suradji mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri. Kegiatan ini juga sebagai wahana BUMN untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Konsepnya untuk Indonesia Hebat. Bentuk kegiatannya macam-macam. Tidak boleh hanya sebatas eksibisi atau pameran saja, tapi juga menerima aspirasi, melalui interaktif session,” tegasnya.
Dijelaskan, BUMN memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Saat ini total aset BUMN mencapai Rp5.395 triliun, pendapatan sebesar Rp1.728 triliun dan kontribusi pajak Rp220 triliun serta total dividen Rp38 triliun. Belanja modal BUMN pada 2017 meningkat menjadi Rp555 triliun dan akan dialokasikan untuk pembangunan 52 jalan tol, 17 bandara, 13 pelabuhan dan 19 jalan kereta api serta infrastruktur lainnya.
