Jakarta, TopBusiness – Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan TOP GRC Awards yang dihelat sejak tahun 2019, Majalah TopBusiness tahun 2025 ini kembali menggelar ajang penghargaan paling bergengsi dan komprehensif di bidang governance, risk management, dan compliance management (GRC) tersebut.
Proses penyelenggaraan TOP GRC Awards 2025 mulai hari ini, Kamis, 22 Mei 2025 masuk tahap Penilaian Kandidat Pemenang (Long list). Bersamaan dengan itu juga dilakukan Wawancara Penjurian secara online yang berlangsung hingga 15 Agustus 2025.
Acara puncak Penghargaan TOP GRC Awards 2025 akan diselenggarakan bersamaan dengan GRC Summit 2025 pada Senin, 8 September 2025.
Dalam keterangannya, Ketua Penyelenggara TOP GRC Awards 2025, M. Lutfi Handayani mengatakan bahwa TOP GRC Awards adalah kegiatan penghargaan GRC yang tertinggi dan terbesar di Indonesia, serta mengedepankan aspek pembelajaran bersama tentang Tata kelola perusahaan (GCG), Risk Management, dan Compliance Management.
“Tujuan dari penyelenggaraan TOP GRC Awards ini adalah untuk mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui pengembangan kebijakan dan implementasi GRC Terintegrasi,” ujar Lutfi dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (22/5/2025).
Tema yang diambil dalam TOP GRC Awards 2025 adalah Resilience to Sustainability Leading Through GRC. Tema ini diangkat sesuai situasi global saat ini yang dihadapkan pada tantangan kompleks mulai dari perubahan iklim dan kesenjangan sosial hingga ketidakpastian ekonomi.
Dengan kondisi seperti ini, keselarasan dan integrasi antara Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan (GRC), dengan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) diperlukan untuk memastikan agar bisnis dapat terus tumbuh berkelanjutan.
TOP GRC Awards 2025 diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bekerja sama dengan beberapa lembaga terkemuka di Indonesia antara lain Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), dan PaGi (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), serta didukung oleh beberapa perusahaan konsultan GCG dan Risk Management.

Selaku ketua dewan juri TOP GRC Awards 2025 adalah DR Antonius Alijoyo MM, MBA yang juga Ketua IRMAPA. Selain itu ada Dewan Juri Kehormatan yang terdiri atas Mas Achmad Daniri (Komite Nasional Kebijakan Governance atau KNKG) dan Suryo Danisworo (Penasihat TopBusiness).
Untuk kriteria dan pertimbangan penilaian TOP GRC Awards 2025 , kata Lutfi, pertama adalah Proses GRC (bobot 80 persen) yang terdiri atas Kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC, Implementasi GRC, Inovasi Teknologi Digital untuk mendukung operasional bisnis dan GRC, serta Implementasi GRC dan dukungannya terhadap ketahanan dan kelincahan bisnis perusahaan.
Kedua adalah Output berupa Kinerja Bisnis (bobot 20 persen). Ketiga adalah pertimbangan dalam penilaian seperti skala bisnis (size of business) dan kompleksitas bisnisnya. “Adanya kasus yang terkait pelanggaran GRC dalam satu hingga dua tahun terakhir dapat membatalkan penghargaan,” tegas Lutfi.
Sedangkan untuk kategori penghargaan yang diberikan dalam TOP GRC 2025 ada lima kategori yakni pertama Level Bintang (Stars) Perusahaan, terendah Star 1 dan tertinggi Star 5. Kedua adalah The Most Commited GRC Leader, kemudian The High Performing Board of Commissioners on GRC 2025, The High Performing Corporate Secretary on GRC 2025, dan terakhir kategori Trophy Khusus.
Siaran Live Youtube Acara Puncak Penganugerahan TOP GRC Awards 2024 bisa diklik di tautan ini.
Keunggulan TOP GRC Awards
“Perlu kami sampaikan, hal-hal yang membedakan sekaligus menjadi keunggulan TOP GRC Awards ini, di antaranya adalah TOP GRC Awards merupakan kegiatan penghargaan yang terbesar dan selalu dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia,” kata Lutfi.
Keunggulan lainnya adalah hampir semua Dewan Juri TOP GRC Awards telah memiliki Sertifikasi GRC.
Selain kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan, di dalam TOP CSR Awards dikedepankan aspek pembelajaran, di mana peserta yang mengikuti Wawancara Penjurian, akan mendapatkan feedback dari Dewan Juri di sesi Nilai Tambah, di akhir Wawancara Penjurian.
“Sesi Nilai Tambah, adalah sesi pemberian pendapat, saran, masukan dari Dewan Juri untuk peningkatan GRC di perusahaan,” tutur Lutfi.
Perbedaan lainnya adalah Pemenang TOP GRC Awards akan dinilai masyarakat sebagai perusahaan yang memiliki kinerja bisnis yang tumbuh berkelanjutan dengan didasari tata kelola GRC yang baik, serta memiliki keandalan dalam mencapai tujuan bisnisnya.
“Relatif berbeda dengan award-award GCG lainnya di Indonesia, kegiatan TOP GRC Awards ini menilai kinerja GCG, Risk Management, dan Compliance Management, yang dikaitkan dengan pencapaian kinerja bisnis perusahaan,” kata Lutfi.
Tahun 2024 lalu, acara puncak penganugerahan TOP GRC Awards digelar di Hotel Raffles, Jakarta dihadiri ratusan perusahaan pemenang penghargaan tersebut.
