Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 0.36%, tapi disertai dengan net buy asing Rp334 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah TLKM, GOTO, BRIS, BMRI dan PGAS.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP mengatakan, IHSG hari ini berpotensi teknikal rebound.
“Dengan kondisi seperti itu, maka level support IHSG akan berada di rentang 7130-7170 dan level resist IHSG akan berada di kisaran 7200-7250,” ungkap dia dalam risetnya, Selasa (27/5/2025).
Global Overnight Review
Wall Street Libur Peringati Memorial Day. Bursa saham AS (Wall Street) libur pada Senin (26/5), untuk memeringati Memorial Day. Hal ini merupakan libur nasional dalam rangka menghormati jasa para prajurit AS yang gugur dalam tugas militer.
Aktivitas bursa kembali berlangsung pada Selasa (27/5). Investor bersiap menyambut laporan keuangan Nvidia (NVDA), hingga sejumlah data makro terbaru.
Sebagai informasi, pada Jumat pekan lalu (23/5), Wall Street mencatat kerugian mingguan, setelah Presiden Donald Trump merekomendasikan tarif 50% untuk barang-barang Eropa, membuka kembali front baru dalam ketegangan perdagangan global dan melepaskan gelombang baru ketidakpastian pasar.
Di sisi imbal hasil obligasi pemerintah AS turun 4,4 bps menjadi 4,509% untuk obligasi acuan AS 10 tahun. Dow Jones (DJIA) turun 0,61%, S&P 500 turun 0,67%, dan Nasdaq Composite melemah 1,00%.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Trump tidak yakin tawaran perdagangan UE memiliki kualitas yang memadai. Ia berharap ancaman tarif baru akan “menyalakan api di bawah UE” dalam negosiasi.
Pasar Saham Asia Pasifik Bervariasi Setelah Donald Trump Tarif 50% ke Uni Eropa. Bursa saham Asia Pasifik bergerak mixed atau bervariasi pada Senin (26/5).
Indeks Jepang Nikkei 225 naik 1,00%, dan Topix menguat 0,60%. Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 2,02% dan Kosdaq naik 1,30%.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melemah 1,35%, indeks ASX 200 Australia ditutup stagnan. Sedangkan di pasar saham China daratan, indeks Shanghai dan CSI 300 melemah masing-masing sebesar 0,05% dan 0,57%.
Bursa Asia mixed setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang batas waktu pengenaan tarif untuk Uni Eropa.
Trump memperpanjang waktu penundaan pemberlakuan tarif untuk Uni Eropa menjadi 9 Juli, dari rencana semula 1 Juni 2025, untuk memberikan kesempatan bagi Uni Eropa melakukan negosiasi.
Langkah-langkah Trump mencerminkan meningkatnya ketidakpasian di pasar, dengan serangan terhadap Uni Eropa pada Jumat merupakan pengingat keras tentang kebijakan Trump yang tidak stabil.
Perang tarif kembali menjadi pendorong utama pasar setelah kekhawatiran pemangkasan pajak yang diusulkan Trump mengguncang pasar pekan lalu. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)
Trading Idea hari ini: ENRG, MDKA, BRIS, ADRO, MSIN, dan AMRT
–ENRG Spec Buy dengan area beli di 218-220, cutloss di bawah 216. Target dekat di 224-230.
–MDKA Spec Buy dengan area beli di 2030-2060, cutloss di bawah 2000. Target dekat di 2100-2170.
–BRIS Spec Buy dengan area beli di 2940-2960, cutloss di bawah 2920. Target dekat di 3000-3070.
–ADRO Spec Buy dengan area beli di 2080-2090, cutloss di bawah 2050. Target dekat di 2130-2160.
–MSIN Spec Buy dengan area beli di 545-560, cutloss di bawah 535. Target dekat di 570-585.
–AMRT Spec Buy dengan area beli di 2590-2600, cutloss di bawah 2560. Target dekat di 2620-2670.
