TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks di Teritori Merah Saat Pembukaan Perdagangan

Agus Haryanto
12 June 2025 | 09:10
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis (12/06/2025) di PT Bursa Efek Indonesia di teritori merah.

Indeks komposit Jakarta ini mengalami pelemahan 10,61 poin atau 0,15 persen ke posisi 7.211,85. Sementara itu, Indeks LQ45 minus 2,03 poin (0,25 persen) ke posisi 808,44.

Pelaku pasar modal di Indonesia mencermati beragam sentimen dari pasar global dan regional, padahal ada satu sentimen yang bisa dijadikan pendorong IHSG. Salah satunya, Trump menyatakan pemerintahnnya telah mencapai kesepakatan dengan China soal tarif AS akan berjumlah 55 persen untuk barang-barang China, sedangkan bea masuk China untuk barang-barang Amerika akan sebesar 10 persen.

Hingga sesi penutupan perdagangan waktu setempat, Dow Jones Industrial Average nyaris stagnan di 42.865,77. Sedangkan, Nasdaq Composite melemah 0,5 persen ke 19.615,88.

BACA JUGA:   Ketimpangan Pendapatan Naik Karena Subsidi Minyak Salah Sasaran
Tags: ihsgindeks
Previous Post

Kewajiban Neto Luar Negeri: Turun ke 224,5 Miliar Dolar

Next Post

Jotun Buka Gerai di Medan, Dilengkapi Laboratorium Warna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR