Jakarta,BusinessNews Indonesia—Bank Negara Indonesia (BNI) mencatatkan total simpanan nasabah senilai Rp 458,01 triliun, untuk akhir kuartal ketiga tahun 2017. Jumlah itu naik daripada di akhir Desember 2016 yang di angka Rp 415,45 triliun.
Dalam laporan keuangan non-audit yang dipublikasikan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini, Wakil Direktur Utama BNI, Herry Sidharta, menjelaskan bahwa simpanan nasabah dari pihak berelasi, di Rp 77,68 triliun untuk kuartal ketiga 2017.
Jumlah itu naik daripada di akhir tahun 2016 yang di Rp 71,98 triliun (sudah diaudit).
Kemudian, dia menjelaskan bahwa simpanan nasabah dari pihak ketiga, di angka Rp 380,32 triliun, di kuartal ketiga 2017. Maka, lebih baik daripada di akhir 2016 yang di Rp 343,47.
“Total liabilitas BNI untuk kuartal ketiga 2017 di Rp 547,40 triliun. Liabilitas yang bersifat segera, di Rp 3,64 triliun,” dia menjelaskan.
Sementara, laba bersih BNI di kuartal ketiga 2017, ada di Rp 10,24 triliun. Adapun di akhir tahun 2016, nilai tersebut di Rp 7,74 triliun.
Aset BNI sebesar Rp 668,20 triliun per kuartal ketiga 2017. “Untuk akhir tahun 2016 , nilai aset BNI masih di Rp 603,03 triliun,” kata dia.
