TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Titik ke-26 BBM Satu Harga, Hadir Hari Ini

Albarsyah
15 October 2017 | 10:27
rubrik: Capital Market
Di Blora, Pertamina EP Hemat Perawatan Miliaran Rupiah

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Upaya pemerintah dalam merealisasikan BBM Satu Harga di seluruh Indonesia telah sampai titik ke-26. Lembaga penyalur BBM yang siap menyalurkan BBM Satu Harga di titik ke-26 ini adalan SPBU Modular di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Kerja Sama Kementerian ESDM RI, Dadan Kusdiana, mengatakan di Jakarta via keterangan pers (14/10/2017), bahwa peresmian SPBU Modular tersebut akan dilakukan oleh Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar, hari ini (15/10/2017).

Juga, oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Harya Adityawarman, General Manager MOR VI PT Pertamina (Persero) Yanuar Budi Hartanto, Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, dan Anggota Komisi VII DPR RI Katherine Angela Oendoen.

Peresmian SPBU Modular Paloh merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Program BBM Satu Harga, yang bertujuan agar harga BBM yang sama dapat dinikmati oleh rakyat di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan timur dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

SPBU Modular Paloh akan memermudah masyarakat sekitar untuk mendapatkan BBM. Mereka tidak perlu lagi menempuh jarak sejauh 20 km dan harus menyeberang sungai menggunakan kapal feri (400 meter) hanya untuk membeli BBM.

Masyarakat pun dapat memperoleh BBM dengan harga yang sama seperti di daerah lainnya. Itu dari sebelumnya antara Rp 7.500-Rp 9.000 per liter, menjadi Rp 6.450 per liter untuk Premium dan Rp 5.150 per liter untuk Solar.

Total kapasitas BBM di SPBU Modular Paloh sebesar 40 kL (20 kL Premium, dan 20 kL Solar). “Itu akan disalurkan secara langsung kepada konsumen pengguna dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga akan mendorong perkembangan perekonomian daerah,” kata Dadan.

BACA JUGA:   BEI dan OJK Terus Dorong Penguatan ESG di Indonesia
Previous Post

Pemerintah Efisienkan Penyimpanan Aset Migas Kontraktor

Next Post

Industri Hulu Migas akan Gunakan Garuda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR