Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan turun hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (19/06/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Turun Hari Ini.
Saham AS ditutup bervariasi pada Rabu (18/6). Dow -0,10%, S&P 500 -0,03%, Nasdaq +0,13%. Dow ditutup sedikit lebih rendah menyusul pembaruan kebijakan terbaru Fed, sementara kekhawatiran tentang potensi AS bergabung dalam konflik Israel-Iran membuat investor berhati-hati.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (18/6). Minyak WTI turun 0,46% ke USD 75,14/bbl, minyak Brent +0,33% ke USD 76,70/bbl, batu bara +0,40% ke USD 112,0/ton, CPO +0,89% ke MYR 4.100, dan emas -0,55 ke USD 3.369,4/oz.
Saham Asia ditutup bervariasi pada Rabu (18/6). Kospi +0,74%, Hang Seng -1,12%, Nikkei +0,90%, dan Shanghai +0,04%.
IHSG turun 0,67% ke level 7.107,8, dengan net buy asing sebesar Rp646,6 miliar; net sell Rp689,5 miliar di pasar reguler, dan net buy Rp42,9 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (Rp 163,3 miliar), disusul PANI (Rp 73,9 miliar), dan TLKM (Rp 61,1 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 433,3 miliar), disusul AMMN (Rp 122 miliar), dan PGEO (Rp 69,5 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan pergerakan adalah PANI, TPIA, ESSA, sedangkan saham-saham yang paling lambat mencatatkan pergerakan adalah BBCA, AMMN, dan BREN.
Baik Kospi (0,28%) maupun Nikkei (0,68%) dibuka melemah pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan melemah hari ini, tertekan oleh sentimen negatif dari pasar regional dan sikap hati-hati bank sentral dalam menahan suku bunga,” demikian tertulis di website.
