TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kans IHSG Short Term Technical Rebound, Saham Ini Direkomendasikan

Busthomi
19 June 2025 | 08:14
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 0.67%, disertai dengan net sell asing Rp689 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, AMMN, PGEO, ADRO dan BRMS.

Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, mengatakan, setelah IHSG tes support di 7100, IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound hari ini.

“Untuk itu, level support IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksi di rentang 7050-7070 dengan level Resist IHSG di kisaran 7120-7180,” ungkap dia, dalam risetnya, Kamis (19/6/2025).

Global Overnight Review

Wall Street Ditutup Hampir Stagnan, Powell Peringatkan Kenaikan Inflasi Akibat Tarif. Indeks S&P 500 ditutup hampir datar pada perdagangan Rabu (19/6), setelah sebelumnya sempat menguat.

Pergerakan tersebut terjadi menyusul pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang mengatakan bahwa inflasi harga barang kemungkinan akan meningkat selama musim panas, seiring mulai diberlakukannya tarif Presiden Donald Trump yang berdampak langsung pada konsumen.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,10%, S&P 500 turun tipis 0,03%. Sedangkan, Nasdaq Composite menguat 0,13%. Dalam keputusan kebijakan terbarunya, The Fed mempertahankan suku bunga acuan, sesuai ekspektasi.

Namun, pernyataan The Fed mengungkapkan bahwa sebagian pembuat kebijakan kini memperkirakan tidak akan ada pemangkasan suku bunga sama sekali tahun ini.

Di sisi saham, Circle Internet, penerbit stablecoin, melonjak 33,8% setelah Senat AS meloloskan RUU yang akan menetapkan kerangka regulasi bagi stablecoin.

Sementara itu, saham Nucor, produsen baja, naik 3,3% setelah perusahaan tersebut menyampaikan proyeksi laba 2Q25 yang melampaui ekspektasi analis.

Bursa Asia Cenderung Melemah, Terseret Ketegangan Israel-Iran. Bursa Asia cenderung melemah pada perdagangan Rabu (18/6). Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,90%, Topix naik 0,77%.

BACA JUGA:   Di Paruh I Naik 48%, Pefindo Sebut Penerbitan Surat Utang Korporasi Mayoritas untuk Modal Kerja

Di Korea Selatan, indeks Kopsi naik 0,74% dan Kosdaq menguat 0,53%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melemah 1,12%, ASX 200 Australia melemah 0,12%.

Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,28% dan FTSE Malay KLCI turun 0,04%. Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan serangan militer terhadap Iran, sembari menuntut pemimpin negara itu Ayatollah Ali Khamenei untuk “menyerah,” kata mantan dan pejabat AS saat ini kepada NBC News.

Trump, dalam sebuah posting di Truth Social, menuntut Iran untuk “MENYERAH TANPA SYARAT!”.

Selain itu, ekspor Jepang tercatat turun 1,7% (YoY) pada Mei 2025, merupakan penurunan pertama dalam delapan bulan terakhir.

Di domestik, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,25%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg).

Trading Idea hari ini: SRTG, PANI, TPIA, RATU, KRAS, dan INKP

–SRTG Spec Buy dengan area beli di 1655, cutloss di bawah 1640. Target dekat di 1680-1700.

–PANI Spec Buy dengan area beli di 11700-11900, cutloss di bawah 11600. Target dekat di 12100-12300.

–TPIA Spec Buy dengan area beli di 10200-10275, cutloss di bawah 10100. Target dekat di 10425-10625.

–RATU Spec Buy dengan area beli di 7825-7900, cutloss di bawah 7800. Target dekat di 8050-8300.

–KRAS Spec Buy dengan area beli di 230-238, cutloss di bawah 226. Target dekat di 244-248.

–INKP Spec Buy dengan area beli di 5975-6025, cutloss di bawah 5900. Target dekat di 6150-6225.

Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Hari Ini, IHSG Diperkirakan Turun

Next Post

BI Rate Tak Naik demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR