Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (20/06/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Pasar AS ditutup pada Kamis (19/6) karena libur Juneteenth, sementara pasar Eropa melemah: Stoxx 600 -0,8%, CAC 40 -1,3%, DAX -1,1, didorong oleh ketegangan Israel-Iran dan keputusan kebijakan Bank of England.
Pasar komoditas ditutup cenderung menguat pada Kamis (19/6). Minyak WTI +1,15% ke USD 76,0/bbl, minyak Brent +2,80% ke USD 78,9/bbl, batu bara +0,27% ke USD 112,3/ton, CPO +0,10% ke MYR 4.104, dan emas -0,05% ke USD 3.370,9/oz.
Bursa saham Asia ditutup cenderung melemah pada perdagangan Kamis (19/6). Kospi +0,19%, Hang Seng -1,99%, Nikkei -1,02%, dan Shanghai -0,79%.
IHSG melemah 1,96% ke level 6.968,6, dengan net sell asing sebesar Rp 1.252,7 miliar; net sell di pasar reguler Rp 1.297,2 miliar, dan net buy di pasar negosiasi Rp 44,5 miliar. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 524,3 miliar), disusul ANTM (Rp 235,5 miliar), dan BMRI (Rp 169,1 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan PGEO (Rp 42,9 miliar), disusul AMMN (Rp 33,8 miliar), dan TLKM (Rp 26,6 miliar). Top leading movers adalah AMMN, BYAN, DSSA, sementara top lagging movers adalah BBRI, TPIA, BMRI.
Kospi (0,32%) dan Nikkei (0,25%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen yang relatif lemah dari pasar regional,” demikian tertulis di website.
