Jakarta, TopBusiness – PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (IDX: BEST) yang mengelola Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Jawa Barat telah menganggarkan dana sebanyak Rp100 miliar untuk belanja modal (capital expenditure/capex).
“Capex Rp100 miliar ini akan digunakan untuk pengembangan kawasan dan akuisisi lahan. Adapun pendanaannya itu berasal dari kas internal,” tutur Direktur Utama BEST, Leo Yulianto Sutedja, saat paparan public di Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Selasa (24/6/2025).
Makanya, kata dia, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tersebut, ditetapkan tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
“Keputusan ini bertujuan untuk menambah modal kerja Perseroan dengan memperhatikan kepentingan dan rencana pengembangan usaha Perseroan ke depan,” katanya.
Ditegaskan Leo Yulianto, memasuki paruh kedua tahun ini, Perseroan akan agresif dalam menjual lahan. DI samping juga tetap melakukan akuisisi lahan. “Jadi di tahun ini dan mungkin tahun depan, BEST tidak ada aksi korporasi. Kami akan fokus di pengembangan lahan yang ada di MM2100 ini,” katanya.
Leo Yulianto Sutedja Kembali menegaskan, dengan target penjualan (marketing sales) sebesar Rp600 miliar itu, Perseroan juga menargetkan pertumbuhan recurring income yang stabil.
“Sektor Warehouse & Logistic, Consumer Goods, Food and Beverage (F&B), serta Data Center menjadi target utama pengembangan dan pemasaran penjualan lahan kami,” katanya.
Di tengah gejolak ekonomi dan geo politik global serta seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia, kata dia, strategi Perseroan adalah terus fokus pada bisnis kawasan industri. Dengan pengalaman pengembangan kawasan industri lebih dari 30 tahun, BEST tetap percaya akan potensi kebutuhan pelaku bisnis atas kawasan industri yang profesional dan dapat diandalkan.
Terutama di Kawasan Industri MM2100 Bekasi, Perusahaan akan melanjutkan pengembangan, termasuk sarana dan fasilitas dan memanfaatkan pembangunan infrastruktur di sekitarnya untuk meningkatkan nilai kawasan.
Seperti diketahui, Kawasan MM210 akan dilewati oleh JORR II Cibitung – Cilincing dan para penghuni kawasan akan mendapatkan keuntungan dari penambahan akses dan konektivitas di MM2100.
Selain itu Kawasan MM2100 juga mendapatkan manfaat dari rencana infrastruktur pemerintah ke depan seperti LRT, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, proyek perluasan Tanjung Priok dan pembangunan Pelabuhan Patimban.
