Jakarta, BusinessNews Indonesia—Ketua Forum for Youngs Indonesians (FYI) dan Direktur Program Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Anindita Sitepu, mengatakan di Jakarta (18/10/2017), bahwa pihaknya sangat tergugah untuk meningkatkan minat pemuda masuk ke sektor pertanian.
“Setiap tahun, minat pemuda kita semakin menurun untuk sektor pertanian ini, bahkan dari perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan pertanian yang memiliki ilmu pengetahuan terkait itu, mahasiswanya begitu lulus, malah bekerja di sektor lain seperti perbankan,” kata dia.
Hal itu perlu disaksamai karena terlebih lagi perubahan cuaca akan menjadi ancaman bagi ketahanan pangan Indonesia.
Sementara itu, Pendiri CISDI dan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang Peningkatan Kemitraan dan Sustaibnable Development Goals (SDGs), Diah S. Saminarsih, menyatakan menaruh harapan besar dari program FGDI yang memiliki 17 kriteria. Antara lain harus ada integrasi, inovasi, daya dukung seluruh sektor, dan didukung oleh regulasi yang diatur pemerintah.
Head of Strategy, Business Development, and Legal Hilo, Nancy Indriati, menegaskan bahwa industri makanan Indonesia sangat tergantung subsitusi impor bahan baku industri dari luar negeri.
“Bila produk dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan industri, tentunya akan memberikan nilai tambah yang sangat besar dari dua arah. Industri dalam negeri dan petani lokal juga tumbuh,” kata dia.
